Kejuaraan Dunia Balap Motor Listrik Bergulir pada 2019

Kautsar Halim    •    06 Februari 2018 19:55 WIB
MotoGP 2018
Kejuaraan Dunia Balap Motor Listrik Bergulir pada 2019
CEO Enel Francesco Starace (kiri) dan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta sedang memperhatikan Moto-e yang bakal digunakan berlomba. (AFP PHOTO / Alberto PIZZOLI)

Roma: Ajang balap motor dunia bakal memiliki kelas baru. Terkini, Federasi Sepeda Motor Dunia (FIM) sudah merestui bahwa Kejuaraan Dunia Motor Listrik akan dihelat pada 2019 mendatang.

Seperti dilansir Crash, ajang tersebut akan mempertandingkan 18 pembalap. Semua peserta akan menggunakan motor listrik yang dikembangkan oleh Energica.

Motor balap listrik yang digunakan memiliki 147 tenaga kuda. Masing-masing unitnya bisa melaju hingga 250 km/jam dan mampu melesat 100 km/jam dalam tempo 3 detik.

Upaya mengurangi bobot motor listrik memang masih terus dikembangkan hingga kini. Kendati demikian, baterai yang digunakan hanya butuh waktu 30 menit agar bisa penuh 85 persen.


Klik: Kronologi Yamaha Tech3 hingga Akhirnya Memilih Hafizh Syahrin


Loris Capirossi yang merupakan mantan pembalap MotoGP bakal menjadi salah satu peserta dalam debut Kejuaraan Dunia Balap Motor Listrik. Menurutnya, kompetisi nanti tidak bisa dipandang sebelah mata karena punya tantangan tersendiri. 

"Saya sudah pernah mengendarai berbagai jenis motor dalam kehidupan ini, dan saya pikir ajang ini bakal berbeda. Saya mulai sudah mengendarai motor 2 tak, 4 tak dan sekarang motor listrik," kata Capirossi.

"Karena perbedaan itulah saya jadi bisa menikmati motor listrik. Saya bahkan langsung bilang "wow" saat pertama kali menjajal motor itu. Mungkin sekarang masih dalam tahap pengembangan, tapi kami berada di jalur yang benar untuk melakukan peningkatan," tambahnya.

"Torsi motor ini menakjubkan dan tenaganya juga ada. Tapi, mesinnya  tidak bersuara. Jadi, bakal benar-benar menjadi sesuatu yang berbeda," lanjut Capirossi.
 

Klik: Masa Depan Rossi Ditentukan dalam Tiga Balapan Awal MotoGP


Peluncuran Kejuaraan Dunia Motor Lisrik turut dihadiri oleh presiden FIM Vito Ippolito, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dan CEO Enel Francesco Starace. Sirkuit yang digunakan serta daftar pesertanya masih dirahasiakan, namun durasi lombanya bakal melahap 10-12 putaran.

Kendala yang sedang dihadapi adalah motor balap listrik menghabiskan baterai cukup banyak saat menggeber trek lurus. Kemudian, motornya  rentan rusak apabila terjatuh. 

Kendati demikian, tujuan digelarnya kompetisi juga untuk mengembangkan berbagai kekurangan yang ada. Oleh karena itu, para stakeholder juga berharap kompetisi bisa menarik minat sponsor untuk berpartisipasi. (crash)




(KAU)