Tes Pramusim MotoGP 2018

Mengupas Kiprah Pembalap Malaysia Pertama di Tes Pramusim MotoGP

A. Firdaus    •    20 Februari 2018 12:01 WIB
MotoGP 2018
Mengupas Kiprah Pembalap Malaysia Pertama di Tes Pramusim MotoGP
Hafizh Syahrin (Foto: Monster Yamaha Tech3)

Buriram: Tes Pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand bukan hanya menjadi gelar perdana bagi para pembalap MotoGP. Melainkan bagi pembalap Malaysia, Hafizh Syahrin.

Ia resmi menjadi pembalap Malaysia pertama yang menjajal motor MotoGP. Bersama Monster Yamaha Tech3, tak jarang yang mengangkat alis saat Syahrin mengendarai motor M1 di Sirkuit Buriram akhir pekan lalu.

Syahrin finis di posisi ke-21 dari 24 pembalap yang turun pada tes hari terakhir Minggu 18 Februari. Hanya terpaut 1,756 detik dari pembalap tercepat yang dipegang rider Repsol Honda, Dani Pedrosa.

Klik di sini: Muncul Video Penampakan Warna Terbaru Mobil McLaren

Pembalap berusia 23 tahun itu sempat sekali terjatuh sebelum makan siang di hari terakhir. Itu karena kurangnya pengalaman dia menggunakan ban Michelin. Meski nasib serupa dialami mantan rivalnya di Moto2, Franco Morbidelli.

Hal yang positif dari debutnya menunggangi motor MotoGP adalah, ia mampu tampil dengan catatan yang lebih baik daripada juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo.

Kesempatan emas pun terbuka, bahwa ia akan menjadi kandidat tunggal sebagai pengisi bangku kosong di Yamaha Tech3, sepeninggal Jonas Folger yang mundur akibat sakit.

Klik di sini: Jadwal tak Menentu, Daud Yordan Tetap Berlatih di Madrid

"Sangat senang, terima kasih kepada Tech 3 dan Yamaha karena mempercayai saya dan mengajak saya untuk memberi saya kesempatan ini. Saya sangat senang dengan tes tersebut dan saya memberikan yang terbaik kepada tim," ujar Syahrin.

"Saya sangat bangga menjadi bagian dari MotoGP dan bisa balapan bareng dengan legenda seperti Marc Márquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo. Semua pembalap yang masuk ke MotoGP adalah yang terbaik. Bagi saya, saya hanya seorang pemula, saya mencoba untuk belajar apa yang saya perlu belajar, butuh banyak pengalaman," terangnya.

"Tidak mudah beradaptasi dengan gaya membalap di MotoGP, tapi saya mencoba belajar dan mencoba untuk berubah. Anda perlu menjemput motor dengan cepat dari tikungan dan membuka gas lebih awal. Pada akhirnya, saya memiliki perasaan yang baik dengan motor," harapnya.
 
Kini pertanyaan besar menghampirinya. Syahrin tentu sulit menjawabnya, meski ia mengharapkan bakal menjalani tes keduanya di Qatar bersama Yamaha Tech3.

"Saya tidak tahu, saya harap bisa sampai ke Qatar karena saya sudah jatuh cinta dengan motornya. Selain itu, tim ini juga bekerja seperti keluarga. Hal ini penting bagi saya, karena setiap orang perlu memiliki hubungan baik, mendapatkan dukungan yang baik, untuk mendapatkan hasil yang baik," jelas Syahrin.

"Tapi kita akan lihat, untuk saat ini, saya datang ke sini untuk tes, dan saya berharap bisa tiba di Qatar," harapnya.

Bos Yamaha Tech3, Herve Poncharal mengaku senang dengan penunjukkan Syahrin. Kini ia berharap bisa menentukan masa depan Syahrin di timnya segera.

"Saya tahu semua orang mengharapkan keputusan mengenai Hafizh Syahrin. Tapi yang bisa saya katakan sekarang adalah dia telah melakukan tugas yang fantastis selama tes pramusim. Ia menunjukkan motivasi yang besar dan mau belajar," ujar Poncharal.

"Segera, kami akan mengambil keputusan karena kami harus berbagi semua rincian organisasi dengan semua mitra kami," tegasnya.

Tes pramusim terakhir MotoGP 2018 akan berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada 1 hingga 3 Maret. Tes tersebut menjadi pemanasan jelang balapan perdana yang dimulai pada Minggu 18 Maret mendatang.

Pembangunan Empat Venue di Jakabaring Sudah Rampung



(FIR)