Movistar Yamaha

Yamaha tak Merindukan Lorenzo

A. Firdaus    •    28 Desember 2017 17:36 WIB
motogp
Yamaha tak Merindukan Lorenzo
Pembalap Ducati Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

Lesmo: Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis mengatakan tak ada perbedaan yang berarti sejak timnya ditinggalkan Jorge Lorenzo. Bahkan Jarvis mengakui bahwa ia dan Yamaha tak merindukan Lorenzo.

Juara tiga kali MotoGP ini meninggalkan Yamaha ke Ducati pada musim lalu. Hengkangnya Lorenzo mengakhiri pengabdiannya selama sembilan tahun bersama Yamaha.

Tempatnya digantikan oleh Maverick Vinales. Meski sempat menjalani start yang bagus di awal musim, penampilan Vinales cenderung menurun karena masalah teknis.

Klik di sini: Indonesia Persiapkan Hendra Setiawan Untuk Piala Thomas 2018

Vinales akhirnya finis di posisi ketiga di bawah Marc Marquez (Repsol Honda), dan Andrea Dovizioso (Ducati). Sementara rekan setim Vinales, Valentino Rossi hanya mampu bertengger di posisi kelima di akhir musim.

Dengan catatan di atas, ini adalah pencapaian terburuk yang dihasilkan Yamaha. Sebab untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, Yamaha gagal menempatkan dua pembalapnya berada di posisi dua besar.

Klik di sini: Performa Menurun, Rafael Nadal Bakal Pensiun

Ditanya apakah hasil buruk itu dikarenakan kepergian Lorenzo, Jarvis mengatakan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut tak membuat perbedaan.

"Kami tak pernah merindukan Lorenzo. Tentu kami punya hubungan yang panjang bersama Jorge, dia memenangkan tiga gelar MotoGP bersama kami. Jadi kami telah banyak menemukan kenangan Lorenzo dan kami masih sering melihatnya di paddock," ujar Jarvis.

"Saya kira kami mengalami masalah yang sama dengan yang kami hadapi dengan atau tanpa Jorge. Saya merindukannya dalam hubungan pertemanan, tapi saya tidak berpikir dalam hal performa," terangnya.

"Maverick telah mengalami musim yang sangat baik bersama kami, menempati posisi ketiga, dia maju selangkah. Dia bisa melakukannya lebih baik lagi jika kami memberinya alat yang lebih baik," tuturnya.

Jarvis juga mengakui apa yang dilakukan Yamaha dengan Jorge memang hebat. Tapi sekarang keduanya telah berada di jalur yang berbeda.

Kevin/Marcus Tutup 2017 dengan Manis
 


(ACF)