MotoGP AS

Soal Manuver Agresif Miller, Lorenzo: Tak Usah Dibicarakan!

Achmad Firdaus    •    23 April 2018 23:28 WIB
MotoGP 2018
Soal Manuver Agresif Miller, Lorenzo: Tak Usah Dibicarakan!
Jorge Lorenzo saat terlibat pertarungan sengit dengan Tito Rabat dan Jack Miller di GP Austin (Foto: Crash)

Austin: Dua pembalap yang berada di bawah naungan Ducati, Jorge Lorenzo dan Jack Miller terlibat ketegangan usai MotoGP Austin, Senin 23 April dini hari WIB. Pemicunya tidak lain tidak bukan adalah manuver agresif Miller yang membuat Lorenzo gagal finis di posisi 10 besar.

Kejadian tersebut tersaji di tikungan 1 pada lap ke-16. Saat itu, Lorenzo yang baru saja disalip Tito Rabat, terlihat kesulitan melahap tikungan dan sedikit melebar.

Kondisi ini coba dimanfaatkan Miller untuk menyalip. Manuver agresif pun dilakukan pembalap Pramac Ducati ini dengan memaksakan masuk dari sisi dalam, sehingga memaksa Lorenzo merelakan posisinya demi menghindari terjadinya crash.
 

Baca: Marc Marquez Tak Tertandingi di COTA


Miller mengakui bahwa ia memang terlalu memaksakan dalam insiden tersebut. Namun, ia beralasan posisi Lorenzo saat itu memang tidak ideal dan memberinya peluang untuk menyalip. 

"Saya masuk dari dalam di tikungan satu dan dia (Lorenzo) berada di posisi yang aneh - dia cukup melebar. Saya bisa saja menunggu, tapi saya memilih untuk mencoba masuk (dari dalam) karena posisi dia sudah cukup melebar," ujar Miller menceritakan apa yang ada di benaknya sebelum insiden itu terjadi.

"Seusai balapan saya coba menemuinya dan meminta maaf. Dia tidak ingin membahas itu. Saya juga melihat bahwa ia memang mengalami masalah pada bannya. Jadi, saya merasa bukan waktu yang ideal untuk berbicara (meminta maaf) pada pembalap lain jika ia sedang mengalami balapan yang sulit," lanjutnya.

Akibat insiden tersebut, Lorenzo harus gagal mengakhiri balapan di posisi 10 besar. Ia harus puas berada di posisi 11, atau dua posisi di belakang Miller yang finis di posisi 9.

Pembalap Ducati ini memang sempat kecewa berat dengan manuver agresif Miller. Namun, ia juga mengakui bahwa performanya saat itu memang tidak bagus.

"Jika saya tidak menghindar, saya pasti crash. Tapi, itu (marah) tidak akan mengubah apapun. Pengawas balapan juga tidak akan memberi hukuman karena tidak ada pembalap yang terimbas atas insiden tersebut," kata Lorenzo.
 

Baca juga: Alibi Rossi Usai Gagal Naik Podium


"Lagipula, balapan saya kali ini juga sudah sangat buruk, jadi tidak ada gunanya membicarakan (mempermasalahkan) hal itu, tegas juara dunia MotoGP 2010, 2012 dan 2015 itu.

Di musim keduanya bersama Ducati, Lorenzo tampak masih kesulitan menaklukkan Desmosedici. Dari tiga race yang sudah dilakoninya musim ini, Lorenzo gagal tampil kompetitif. Ia harus retired pada seri perdana di Qatar dan finis di posisi 15 di Argentina.

Hasrat Lorenzo untuk menambah koleksi gelar juaranya pun terbilang sulit direalisasikan musim ini. Pembalap berjuluk Por Fuera ini masih tercecer di urutan 16 klasemen sementara pembalap dengan koleksi enam poin. Ia terpaut 40 poin dari rekan setimnya, Andrea Dovizioso, yang ada di puncak klasemen.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: ?Marc Marquez Rebut Kemenangan Keenam di MotoGP Austin



(ACF)