MotoGP Jepang

Marquez Belajar dari Kesalahan di MotoGP 2015

Ahmad Garuda    •    16 Oktober 2016 13:48 WIB
marquez juara dunia
Marquez Belajar dari Kesalahan di MotoGP 2015
Marc Marquez belajar dari kesalahan di MotoGP 2015. Repsol Honda

Metrotvnews.com, Jepang: Tampil dengan gaya agresif, tak selalu membawa peluang untuk meraih kemenangan. Lantaran agresif juga bisa berakibat fatal jika terjatuh atau malah tak mendapat poin. Kondisi inilah yang diderita Marc Marquez di MotoGP 2015.

Ia selalu menganggap bahwa terjatuh karena mencoba untuk selalu menang, itu lebih baik dari pada finish di belakang pembalap lain. Tapi pakem ini perlahan diubah sejak akhir 2015 dan mulai Ia terapkan tahun ini. Faktanya cukup sukses, Marquez mampu mengunci titel juara dunia padahal pertarungan MotoGP 2016 masih menyisakan tiga seri lagi.

"Sebelumnya saya selalu menganggap bahwa bertarung untuk meraih titel juara dunia itu harus dilakukan dengan cara agresif terus menerus. Tapi tahun lalu, semua pemikiran itu berubah karena kami ternyata tak mampu mempertahankannya. Tapi sejak awal 2016, kami mulai menerapkan stratrgi tampil sesuai dengan performa terbaik, dan tak memaksakan kemampuan, akhirnya sukses. Saya sendiri tak percaya bisa juara dunia di Motegi ini," girang Marquez.

Ia juga bercerita bahwa tahun ini adalah tahun yang paling buruk bagi Honda di awal musim. Pergantian regulasi termasuk pemasok ban balap di kelas MotoGP, membuatnya kesulitan untuk beradaptasi. Ia kehilangan banyak momentum di awal musim, tapi masih cukup konsisten finish. Sementara kedua pembalap Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, banyak mengalami kecelakaan saat balapan meski motor mereka yang paling konsisten tampil cepat hampir di semua sirkuit.

"Jika melihat awal musim 2016, kami sangat tidak menyangka bisa tampil mengamankan titel juara dunia tahun ini. Tapi kerja keras tim untuk membuat motor kami tampil sebagai motor juara juga patut diacungi jempol. Memang tak sempurna, tapi saya bisa tampil menyesuaikan dengan kemampuan teknis motor. Kalau memang ada kesempatan dan kemampuan tampil maksimal, maka saya akan melakukan itu. Sementara jika tak bisa, ya kami harus tampil lebih menerima."

Pencapaian titel juara dunia Marquez hari ini adalah yang kelima kali dalam karir balapnya di balap motor prorotipe. Koleksi titel juara dunianya di MotoGP menyamai pencapaian Jorge Lorenzo. Yaitu tiga titel juara dunia di kelas MotoGP kemudian ada tambahan satu titel juara dunia di Moto2 dan satu lagi di kelas GP125.


(UDA)