Jelang MotoGP 2017

Profil TIm dan Pembalap MotoGP 2017 (Bagian 2)

Rendy Renuki H    •    23 Maret 2017 13:37 WIB
motogp 2017
Profil TIm dan Pembalap MotoGP 2017 (Bagian 2)
(Javier SORIANO / AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gelaran MotoGP 2017 akan segera dimulai pada 26 Maret mendatang di Sirkuit Losail, Qatar. Sebanyak 12 tim akan mengawali balapan musim ini di Sirkuit Losail, Qatar.

Sebelum memulai gelaran balap kuda besi tersohor di dunia, ada baiknya kita ulas terlebih dahulu sejarah tim dan para pembalapnya. Mengingat ada tim baru yang bergabung pada MotoGP musim ini, serta perpindahan para pembalap ke tim barunya.

Kali ini, Metrotvnews.com mencoba mengulas beberapa tim seperti Movistar Yamaha yang telah menjadi raksasa MotoGP, hingga Red Bull KTM Factory Racing yang baru akan memulai debutnya di kelas MotoGP musim ini.

1. Movistar Yamaha
Pembalap: Valentino Rossi dan Maverick Vinales

(PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Tim berlambang garputala ini awal mula didirikan pada 1999 silam oleh pembalap veteran bernama Wayne Rainey. Pabrikan asal Jepang ini juga sebelumnya berbasis di Belanda, sebelum dipindahkan ke Italia pada 2002 lalu dan kini berada di Jepang.

Sejak awal terbentuk, Yamaha telah berhasil memenangi tujuh gelar juara dunia. Empat gelar oleh Valentino Rossi pada 2004, 2005, 2008, 2009 dan tiga gelar oleh Jorge Lorenzo pada 2010, 2012, dan 2015 lalu.

Musim ini, Movistar Yamaha mengusung duet pembalap Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Perang dingin antara Rossi dan Lorenzo musim lalu membuat Yamaha memutuskan merekrut Vinales dari Suzuki Ecstar.

Rossi sendiri meski sudah menginjak 38 tahun namun masih tetap garang dan finis menjadi runner-up musim lalu. Sedangkan VInales yang masih berusia 22 tahun finis di posisi keempat musim lalu dengen meraih empat podium (satu kali juara di seri Silverstone).


2. Reale Avintia Racing
Pembalap: Hector Barbera dan Loris Baz


(MANAN VATSYAYANA / AFP)

Avintia Racing sebenarnya telah terbentuk sejak 1994 silam oleh dua orang bernama Raul Romero dan Josep Oliva. Pada awal kemunculannya, tim Avintia sebelumnya dikenal dengan Quoeroseno Racing (Team BQR) dan bermarkas di Spanyol.

Namun seiring waktu, tim BQR mulai serius membangun tim dan mengikuti balapan Grand Prix pertamanya kelas 250cc pada 2001. Keikut-sertaan di kelas MotoGP dimulai pada 2012 lalu sekaligus mengganti nama BQR menjadi Reale Avintia Racing.

Avintia pun kini memiliki duet pembalap berbakat yang bisa menjadi kuda hitam para nama besar. Mereka adalah Hector Barbera dan Loris Baz yang sudah menunggangi motor bermesin Ducati Desmosedici GP14.

Meski keduanya belum pernah mencicipi juara dunia, namun Barbera dan Baz mampu menjadi perpaduan unik. Barbera yang bergabung sejak 2014 lalu mampu finis ke-10 musim kemarin, sementara Baz sempat merasakan finis di urutan keempat pada seri Brno. 
 

(Baca: Profil Tim dan Pembalap MotoGP 2017 (Bagian 1))


3. Pull & Bear Aspar Team
Pembalap: Karel Abraham dan Alvaro Bautista

(GETTY IMAGES / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Tim yang lebih dikenal dengan Aspar Racing Team merupakan 'pemain lama' di ajang MotoGP dan bermarkas di Spanyol. Aspar sudah terbentuk sejak 1992 lalu oleh legenda sekaligus juara dunia MotoGP, Jorge Martinez, yang pada awal kariernya memakai mesin Honda RS125R untuk tim ini.

Aspar juga sempat menjalin kerja sama selama 18 tahun dengan Aprilia mengarungi kompetisi balap. Namun, setelah memasuki kelas MotoGP pada 2010 lalu, Aspar menyetujui kerja sama dengan Ducati dan diberikan mesin Desmosedici GP10.

Aspar pun musim ini akan diperkuat duet pembalap Karel Abraham dan Alvaro Bautista. Mereka menggantikan dua pembalap Aspar sebelumnya, Eugene Laverty dan Nicky Hayden yang memilih berkarier di World Superbike (WSBK).


4. LCR Honda
Pembalap: Cal Crutchlow

(PAUL CROCK / AFP)

Tim LCR Honda dibentuk pada 1996 lalu oleh seorang rider asal Italia, Lucio Cecchinello dan bermarkas di Monaco. LCR memulai balapan Grand Prix di kelas 125cc disokong dengan mesin Honda, dan menggandeng Aprilia pada 2001 hingga 2005 yang membuat LCR naik ke kelas 250cc.

Pada 2006, LCR memulai debutnya di MotoGP dengan dibekali motor Honda RC211V. Casey Stoner menjadi pembalap pertama LCR yang kerap hanya mengusung satu pembalap.

Tradisi tersebut pun dipertahankan LCR sejak musim 2016, di mana Cal Crutchlow hanya seorang diri membalap bagi tim ini. LCR sempat merekrut pembalap muda Jack Milner pada musim 2015 lalu, namun Milner memilih bergabung dengan tim Marc VDS musim 2016.

Pembapal asal Inggris itu pun mampu finis di urutan keenam klasemen musim lalu. Crutchlow juga sempat meraih dua kemenangan musim 2016 (Brno dan Phillip Island) dari empat kali podiumnya.


5. Red Bull KTM Factory Racing
Pembalap: Pol Espargaro dan Bradley Smith

(JOSE JORDAN / AFP)

Tim yang bermarkas di Austria ini merupakan peserta baru pada gelaran MotoGP musim 2017. KTM Factory Racing resmi terbentuk pada 1994 setelah sempat diterpa masalah finansial pada 1992.

Pada awal terbentuk hingga 2016 lalu, KTM memang hanya fokus memproduksi motor Street Bike yang biasa digunakan pada balapan Dakkar. Namun, tahun ini KTM telah berani memproduksi mesin untuk gelaran MotoGP yang telah diberi nama RC16.

Debut KTM musim ini pun didapatnya setelah menerima wild card di ajang Valencian Community Motorcycle Grand Prix 2016. Tak tanggung-tanggung, dua rider yakni Pol Espargaro dan Bradley Smith didatangkan KTM musim ini.

Espargaro dan Smith sendiri merupakan mantan rider tim Monster Yamaha Tech3 musim lalu. Keduanya 'dibajak' KTM yang tertarik dengan penampilan Espargaro dan Smith setelah keduanya finis di urutan kedelapan dan ke-17 musim lalu.


6. Octo Pramac Racing
Pembalap: Danilo Petrucci dan Scott Redding

(TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)

Tim ini terbentuk pada 2002 lalu yang didirikan oleh perusahaan generator asal Italia bernama Pramac. Tim ini sempat berkonfergensi dengan tim D'Antin MotoGP pada 2005 lalu, namun keratakan yang terjadi membuat tim ini mengusung nama Pramac Racing sejak 2008.

Pramac langsung berkiprah di kelas MotoGP sejak awal terbentuk pada 2002 lalu dengan disokong pembalap Jepang, Tetsuya Harada. Pramac pun kerap menjadi kuda hitam di gelaran MotoGP setelah beberapa kali finis di urutan keenam di klasemen konstruksi.

Musim ini, Pramac masih mengandalkan Danilo Petrucci sebagai rider utama yang finis di posisi ke-14 klasemen musim lalu. Petrucci akan ditemani oleh Scott Redding yang bergabung musim lalu menggeber mesin Ducati Desmosedici GP17.

Video: Marquez dan Pedrosa Optimis di Musim 2017
 


(ACF)