Pembalap MotoGP

Randy Mamola: Marquez Bisa Samai Rekor Rossi

Ahmad Garuda    •    19 Oktober 2016 14:16 WIB
pembalap motogp
Randy Mamola: Marquez Bisa Samai Rekor Rossi
Randy Mamola memprediksi Marc Marquez bisa samai rekor Valentino Rossi. Repsol Honda

Metrotvnews.com: Marc Marquez sudah lebih matang tahun ini. Mentalitasnya menjadi bukti bahwa Ia bukan lagi pembalap muda yang hanya percaya jika Ia bisa tampil agresif maka itu bakal kunci kemenangan. Mantan pembalap GP500 yaitu Randy Mamola pun memprediksi, jika mentalitas pembalap muda ini dipertahankan, bukan tak mungkin Ia menyamai rekor Valentino Rossi.

Beberapa hal yang Mamola garis bawahi adalah usianya yang masih 23 tahun dan Ia sudah mampu mengontrol emosi sedemikian rupa. Kemudian dari sisi teknis motor yang sangat tidak kompetitif di awal musim membuatnya tetap tampil tenang. Ia bahkan mampu memaksimalkan pencapaian terbaiknya di MotoGP Austin dan momentum flag-to-flag di MotoGP Argentina dan Jerman.

"Ketika Ia kehilangan posisi usai MotoGP Le Mans, Perancis, ini menjadi cambuk baginya untuk mulai berpikir. Ia akhirnya menerima posisi finish di luar podium, terpenting mampu mengumpulkan poin yang cukup banyak. Momen yang membuatnya sedikit lemas ketika Valentino Rossi selalu mampu mereduksi selisih poinnya, sedikit demi sedikit. Ia tetap menyelesaikan tanpa gaya urakan," klaim Mamola.

"Momen puncak ketika pembalap bernomor 93 itu mampu menemukan performa terbaik di laga kandangnya yaitu di MotoGP Aragon, Spanyol dan berlanjut hingga ke Jepang. Di Motegi inilah Ia sukses memainkan emosional seorang Valentino Rossi. Pembalap kawakan itu dipaksa tampil secara tak sadar di luar limit motornya. Sehingga Ia terjatuh tanpa tahu penyebabnya apa."

"Hal lain yang membuatnya patut diacungi jempol adalah kerja sama dengan tim Repsol Honda yang terus berjalan apik. Ia benar-benar percaya dengan setiap strategi yang lahir dari hasil diskusi mereka. Sehingga hasilnya saat balapan memang benar-benar sempurna."

Di beberapa balapan flag-to-flag, Ia selalu mampu memanfaatkan trik terbaik dan mengabaikan egonya untuk tetap bertarung di lintasan seperti kegagalannya di MotoGP Australia 2013.

"Jika Honda tetap berada di jalur yang tepat dan Marc Marquez melanjutkan balapan seperti yang Ia lakukan tahun ini, maka era dominasinya bisa seperti dominasi Rossi di 2000-2005. Meski takkan mudah, karena Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo hingga Maverick Vinales bakal tak senang jika hanya finish di urutan kedua saja."


(UDA)