MotoGP San Marino 2016

Rossi-Lorenzo Terlibat Friksi Usai Balapan di Misano

Rendy Renuki H    •    11 September 2016 23:24 WIB
motogp 2016
Rossi-Lorenzo Terlibat Friksi Usai Balapan di Misano
Valentino Rossi (kiri) dan Jorge Lorenzo (kanan) terlibat friksi pada jumpa pers usai seri MotoGP San Marino (Twitter/MotoGP)

Metrotvnews.com, Misano: Duo pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terlibat friksi usai balapan di Sirkuit Misano pada MotoGP San Marino, Minggu 11 September. Kedua pembalap ini terlibat adu argumen setelah Rossi yang meraih juara kedua menyalip Lorenzo pada lap kedua.

Saat itu, Lorenzo yang memimpin balap selepas start mendapat ancaman serius dari Rossi yang berada di belakangnya. The Doctor pun akhir berhasil menyalip Lorenzo pada lap kedua di tikungan ke-14 yang hampir membuat keduanya bersenggolan.

Saat jumpa pers usai balapan, Rossi dan Lorenzo sama-sama mempertahankan argumen masing-masing. The Doctor menilai jika melakukan overtake di Misano memang sangat sulit, namun Lorenzo tetap tak terima hal tersebut.

(Baca: Dani Pedrosa Menang Dramatis di Misano)

"Seperti yang saya katakan kepada (Dani) Pedrosa, menyalip di Misano sangat sulit. Saya tak ingin mencoba menyalip di awal karena saya enggan mencoba rencana lain seperti di Mugello. Saat di Mugello saya berada di belakang Lorenzo dan motor saya rusak, jadi kali ini saya ingin tetap berada di depannya," ujar Rossi.

(Baca: Klasemen Pembalap Usai GP Italia)

Mendengar pernyataan Rossi, Lorenzo tampak tak terima. Rider asal Spanyol itu pun menganggap gaya membalap Rossi yang terlalu agresif sangat membahayakan.

"Kalian boleh memiliki pendapat lain, tapi menurut pendapat saya, overtaking yang dilakukannya (Rossi) terlalu agresif. Ia harusnya tak perlu melakukan hal itu, tapi Anda tahu itulah gayanya. Pembalap lain menyalip dengan lebih aman," Lorenzo menambahkan.

Tak cukup sampai di situ, Lorenzo mengajak rekan setimnya tersebut berdebat. Pembalap berjuluk X-Fuera itu menanyakan langsung argumen Rossi yang melakukan overtaking berbahaya.

Berikut kutipan friksi kedua pembalap Yamaha tersebut dikutip dari Crash.net:

Lorenzo: Apa benar, Anda tidak mengetahuinya?

Rossi: Tidak, tidak, mari lihat lagi overtake itu di televisi.

L: Jika saya tak menarik motor dengan cepat, kita akan jatuh, saya akan jatuh. Mungkin Anda tidak jatuh, tapi saya yakin akan terjatuh.

R: Itu tidak benar. Saya tak tahu harus berbicara apa, tapi (Marc) Marquez menyalip seperti itu sepuluh kali di Silverstone. Mengapa Anda mengatakan kali ini itu tidak benar.

L: Ini pendapat saya. Bahkan jika Race Director memiliki pendapat lain, bagi saya, jika saya tak menarik motor dengan cepat, saya akan terjatuh. Ia (Rossi) tak perlu melakukan overtake itu. Ia lebih baik dariku hari ini dan cepat atau lambat ia akan menyalip saya, tapi ia tak perlu seagresif itu.

R: Bagaimana pun, saya tak setuju dengan itu.


(REN)