Ducati

Ducati Bakal Jalani Negosiasi Sulit untuk Pertahankan Dovizioso

A. Firdaus    •    08 Januari 2018 08:41 WIB
motogp
Ducati Bakal Jalani Negosiasi Sulit untuk Pertahankan Dovizioso
Pembalap Ducati Andrea Dovizioso (Foto: AndreaDovizioso)

Maranello: Ducati diprediksi bakal jalani negosiasi sulit demi mempertahankan Andrea Dovizioso. Salah satu faktornya adalah pembalap asal Italia itu akan menuntut kenaikan gaji.

Pernyataan itu dilontarkan oleh direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabiatti. Menurutnya penampilan ciamik Dovi pada 2017 menuntut pabrikan asal Italia tersebut siap-siap menawarkan perpanjangan kontrak yang menarik untuk Dovi.

Seperti kita ketahui, Dovi bersaing dengan Marc Marquez dalam memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2017. Selain itu pembalap berusia 31 tahun tersebut juga mencatat enam kemenangan selama tahun lalu.

Dengan perfoma yang ditawarkannya, tentu Dovi ingin gaji yang diterimanya setara dengan para pembalap papan atas seperti Marquez dan Valentino Rossi.

"Kami sadar Dovizioso mengharapkan tawaran sesuai dengan hasil terakhir yang diperolehnya. Tapi harus dikatakan itu bukan hanya berkat pengembangan pribadi dan penampilannya yang luar biasa. Namun juga berkat olahraga dan daya saing Ducati. Enam balapan tidak dimenangkan secara kebetulan," ujar Ciabatti kepada Corriere dello Sport.

"Kami akan mulai berbicara dengan Andrea segera, tentang masalah finansial dan teknis. Dia mengharapkan gaji sesuai dengan pembalap top lainnya, ini akan menjadi negosiasi yang sulit," imbuhnya.

Rencananya Ducati akan mulai berbicara dengan Dovi setelah tes Sepang di akhir bulan ini. Jika ditunda dan menemui jalan buntu, bukan tak mungkin jasa Dovi akan diambil tim lain.

Sebab tahun lalu, Dovizioso mengungkapkan bahwa ia telah didekati oleh Repsol Honda tentang potensi kembalinya ke tim yang pernah diperkuatnya pada 2009 hingga 2011.


(FIR)