Teknis MotoGP

Mesin Baru Honda Bisa Konstan Jaga Grip Ban

Ahmad Garuda    •    21 November 2016 12:15 WIB
teknologi motogp
Mesin Baru Honda Bisa Konstan Jaga Grip Ban
Dani Pedrosa melakukan uji coba mesin baru RC213V di tes resmi MotoGP di Valencia. Michelin

Metrotvnews.com, Valencia: Langkah Honda Racing Corporation (HRC) untuk mengganti konfigurasi timing kerja mesin di RC213V untuk musim 2017, diprediksi untuk kebutuhan menjaga grip ban. Mengingat, sejak Marc Marquez sejak naik ke kelas balap MotoGP, Honda selalu memfokuskan pengembangan mereka di sisi ini.

Pada dasarnya, karakter mesin motor Honda yang punya tenaga besar, butuh sistem elektronik atau engine control unit (ECU) yang mumpuni. Namun setelah ECU pabrikan dilarang dan diganti dengan ECU seragam (software dan hardware) Honda mulai merasa kesulitan. Ditambah lagi dengan penggunaan ban baru dari Michelin, maka ini menambah kebingungannya di awal musim 2016.

Tapi setelah HRC kembali fokus di zona ini, mereka mampu memberikan peningkatan performa dari seri ke seri musim ini. Sayangnya kelemahan motor masih terlihat di zona akselerasi dan grip ban di akhir balapan. Beruntung di bagian bahu ban, grip selalu lebih baik dari Yamaha, karena mereka tidak mengeksplorasi lebih jauh di bagian tersebut.

"Mesin baru yang dipasok Honda, punya karakter yang lebih soft di putaran awal. Sehingga grip ban tetap terjaga. Meski masih kurang jika dibandingkan dengan tim lain, namun ini masih sangan awal. Hal yang masih perlu kami riset lebih jauh adalah ketika kondisi ban sudah menurun. Masih ada beberapa celah yang bisa dimanfaatkan," klaim Marquez.

Dari rumor yang beredar, banyak yang percaya bahwa Honda menggunakan konfigurasi big bang yang timing pengapiannya ada jeda. Sehingga power motor lebih jinak di putaran bawah. Honda percaya, jika mereka bisa menjaga grip lebih konstan dari awal hingga akhir balapan, maka itu akan memudahkan mereka menyerang di akhir balapan.


(UDA)