Tes MotoGP

Mesin Big Bang, Apakah jadi Kuncian Honda di 2017?

Ahmad Garuda    •    17 November 2016 13:14 WIB
tes motogp
Mesin <i>Big Bang</i>, Apakah jadi Kuncian Honda di 2017?
Marc Marquez uji coba mesin baru yang dicurigai pakai sistem big bang. Repsol Honda

Metrotvnews.com, Valencia: Tim Repsol Honda menjadi perhatian ketika mereka turun di lintasan sesi tes resmi MotoGP di Valencia (15/11/2016) dengan gelegar suara motor yang berbeda. Banyak pihak yang memprediksi bahwa tim tersebut sedang melakukan uji coba mesin dengan sistem kerja big bang.

Baca: Honda Bawa Basis Mesin Big Bang di Tes Valencia


Meski belum ada pernyataan resmi dari Honda tentang kepastian sistem yang dipakai di mesin RC213V-nya kali ini, namun banyak yang sudah bertanya-tanya jika memang itu benar. Apa yang mendasari Honda memilih kembali menggunakan sistem big bang ketimbang yang mereka gunakan saat ini (screamer)?

Jika ditelisik lebih jauh yang berhubungan dengan masalah mereka selama musim kompetisi 2016 berlangsung, maksimalisasi performa mesin tak bisa mereka capai dengan engine control unit (ECU) seragam. Optimalisasi kemampuan mesin seperti saat masih menggunakan hardware dan software ECU sendiri, adalah masalah besarnya. Bahkan ini ada hubungannya dengan kompon ban yang cepat habis. Mengingat kontrol tenaga yang mengalir dari mesin ke roda, bisa dibilang sudah mencapai titik terbaiknya. Satu-satunya cara untuk membuat tenaga mesin tidak berlebihan sampai ke roda, maka dibutuhkan penggunaan mesin yang tenaga atau putaran bawahnya lebih halus.

"Kami melakukan perubahan besar pada mesin dan sekarang sedang mencari cara untuk memahami kinerjanya secara penuh. Jelas kami butuh waktu kerja yang lebih banyak untuk membuat motor ini benar-benar siap berlaga saat musim balap benar-benar dimulai," ujar Marc Marquez.

Saat menjalani sesi tes hari kedua pada Rabu (16/11), pembalap tim Repsol Honda itu mulai full melakukan pengujian pada motor terbaru 2017. Banyak poin yang mereka catat untuk arah pengembangan selanjutnya.


(UDA)