Jelang MotoGP Jepang

Alasan Dovizioso Baru Bangkit pada Musim 2017

Kautsar Halim    •    10 Oktober 2017 18:30 WIB
motogp 2017
Alasan Dovizioso Baru Bangkit pada Musim 2017
Andrea Dovizioso. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)

Metrotvnews.com, Motegi: Pembalap Ducati Andrea Dovizioso tidak heran jika banyak pencinta MotoGP yang kaget dengan pencapaiannya pada musim ini. Menurut Dovi, itu terjadi karena banyak orang yang memandang sebelah mata pada musim-musim sebelumnya.
 
Sementara ini, Dovizioso sudah menang empat seri di ajang MotoGP 2017. Torehan itu membawanya duduk di urutan dua klasemen sementara dengan koleksi 208 poin atau berselisih 16 angka saja dengan Marquez yang berada di puncak klasemen.

Pencapaian Dovizioso pada musim ini merupakan torehan terbaiknya sepanjang berkarier di ajang balapan kelas premier. Sebelumnya, Dovi hanya mampu memenangkan MotoGP Malaysia 2016 dan GP Inggris 2009.


Klik: Bos Ferrari Yakin Bisa Pangkas Jarak Mercedes


Bagi Dovi, dukungan dari para suporter sangat besar sekali pengaruhnya terhadap prestasi. Oleh karena itu, ia merasa kesulitan meraih gelar juara pada tahun-tahun sebelumnya.

"Gaya balapan saya bukan sesuatu yang bisa dianalisa dan diketahui orang banyak. Tapi, giliran saya menang empat kali pada musim ini, semuanya malah terkejut," ujar Dovizioso.

"Tidak ada yang berubah dalam mentalitas dan gaya balapan saya sekarang dengan yang dulu. Perbedaannya, saya hanya merasa lebih hidup dan bisa balapan lebih baik pada tiap akhir pekan," tambahnya.

"Meski begitu, saya sudah mengerti beberapa aspek dengan lebih baik pada musim ini. Ternyata, terdapat beberapa hal kecil yang punya dampak besar," lanjut pembalap asal Italia tersebut.


Klik: Zarco Sambut MotoGP Jepang dengan Kenangan Manis


Dilanjutkan Dovizioso, kehadiran Jorge Lorenzo di tim Ducati pada musim ini juga punya pengaruh cukup besar terhadap performanya. Ia merasa tertantang dengan juara dunia MotoGP tiga kali tersebut dan  memiliki acuan untuk mengevaluasi motor Ducati Desmosedici GP17.

"Kedatangan Jorge seakan mengonfirmasi sejumlah aspek yang terdapat di motor yang selalu saya bicarakan. Tapi, orang-orang di dalam sini tidak bisa melihatnya dengan jelas," kata Dovizioso.

"Kehadiran Jorge juga telah membuat semua pihak menyadari apa yang sebenarnya terjadi pada motor Ducati. Kondisi ini benar-benar meningkatkan nilai saya sebagai pembalap," tambahnya.

Berbeda dengan Dovi yang sedang naik daun, Lorenzo malah tampil kurang konsisten setelah bergabung dengan Ducati. Eks pembalap Yamaha itu masih bertengger di urutan tujuh dengan koleksi 106 poin. Pencapaian terbaik Lorenzo pada musim ini hanya naik podium ketiga di MotoGP Spanyol dan MotoGP Aragon. (autosport)





(KAU)