MotoGP 2019

Sempat Berselisih, Lorenzo Kini Puji Marquez

Achmad Firdaus    •    12 Desember 2018 01:48 WIB
motogp
Sempat Berselisih, Lorenzo Kini Puji Marquez
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez berjabat tangan usai sama-sama naik podium pada MotoGP Barcelona 2018 (Foto: AFP PHOTO / LLUIS GENE)

Madrid: Jorge Lorenzo tampaknya sudah melupakan konfliknya dengan Marc Marquez. Jelang berduet di Honda pada MotoGP 2019 nanti, Lorenzo melontarkan pujian buat rekan barunya itu.

Hubungan Lorenzo dan Marquez sempat memanas di musim lalu. Tepatnya pada seri Aragon pada 23 September silam. Pada balapan tersebut, Lorenzo terjatuh di awal balapan.

Ia mengklaim gaya balap Marquez terlalu agresif saat keduanya melahap tikungan pertama. Akibat insiden tersebut, Lorenzo mengalami cedera kaki kanan dan harus absen beberapa seri.
 

Baca: Putra Cristiano Ronaldo Raih Trofi Pertama di Juventus 


Dalam konferensi pers usai balapan, Lorenzo secara terbuka mengkritisi gaya balap Marquez dan berharap ada permintaan maaf dari kompatriotnya itu. Lorenzo juga mendesak agar race direction memberikan hukuman buat Marquez. Sayangnya, pengawas balapan tidak melihat adanya kesalahan yang dilakukan Marquez.

Usai kejadian ini, muncul kekhawatiran bahwa bergabungnya Lorenzo ke Honda justru akan memunculkan masalah baru di garasi Honda. Seperti yang terjadi saat Lorenzo dan Rossi sama-sama di Yamaha.

Akan tetapi, kecemasan tersebut kini mulai memudar seiring dengan pernyataan yang dilontarkan Lorenzo terkait rekan duetnya musim depan itu.

"Lima gelar juara dunia (MotoGP) dan ia (Marquez) berhasil memenangkannya (jadi juara dunia) pada musim pertamanya. Jadi jelas, ia punya talenta yang luar biasa. Tapi bukan hanya talenta, juga kerja keras dan ambisinya," ujar Lorenzo.

Meski mengakui kehebatan yang dimiliki Marquez, Lorenzo menegaskan bahwa kehadirannya di Honda musim depan bukan sebagai pelengkap. Ia bertekad mengakhiri dominasi Marquez yang jadi juara dunia dalam tiga tahun terakhir.
 

Baca juga: Laga PS Tira melawan PSIM Yogya Berakhir Ricuh


"Saya bergabung dengan Honda untuk bersaing dengannya. Saya tidak hanya ingin sekadar balapan," tegasnya.

Menilik statistik peraih gelar juara MotoGP sejak 2013, Lorenzo tercatat sebagai satu-satunya pembalap yang sukses mengalahkan Marquez dalam enam musim terakhir.

Dari lima gelar juara dunia yang diraih Marquez sejak 2013 hingga 2018, Lorenzo berhasil merusak dominasi pembalap berjuluk Baby Alien tersebut pada musim 2015. Ketika itu, Lorenzo berhasil jadi juara dunia, menggunguli Marquez yang ada di posisi tiga klasemen akhir pembalap.

Peluang Lorenzo untuk mengulang apa yang terjadi pada 2015 kini terbuka. Apalagi, kedua pembalap juga bakal menggunakan motor yang sama. Sekarang, tinggal bagaimana Lorenzo bisa cepat beradaptasi dengan karakter RC213V andalan Honda.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Preview Liga Champions: Liverpool vs Napoli



(ACF)