Akibat Cekcok di Medsos, Ducati Bakal Panggil Dovizioso dan Lorenzo

M. Rizky Adhestian    •    06 November 2018 20:39 WIB
MotoGP 2018
Akibat Cekcok di Medsos, Ducati Bakal Panggil Dovizioso dan Lorenzo
Jorge Lorenzo (kiri) dan Andrea Dovizioso (Foto: ERWIN SCHERIAU / AFP)

Bologna: Tim pabrikan Ducati berencana mengajak kedua ridernya, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo, untuk mediasi. Itu menyusul perang kata oleh kedua pembalap di media sosial baru-baru ini.

Pertikaian antar kedua rider Ducati ini dimulai saat Dovizioso diminta berkomentar terkait absennya Lorenzo di GP Malaysia akhir pekan lalu. Lorenzo terhitung sudah empat kali absen pada empat balapan terakhir karena cedera.

Dovizioso menyebut dirinya tidak ingin mencampuri urusan absennya Lorenzo. Namun dengan nada satir, pembalap asal Italia itu menyebut kejadian yang menimpa Lorenzo itu seperti sudah menjadi kebiasaan dan Ducati dinilai tidak terlalu memanjakannya.

"Saya tidak tahu pastinya, saya tidak mau ikut campur, ini situasi yang aneh. Ini sering terjadi di Ducati atau pada rider tertentu (Lorenzo)," kata Dovizioso pada konferensi pers pasca babak kualifikasi GP Malaysia, 4 November silam.

Baca: Pembalap Australia Kuasai Etape 3 Tour de Singkarak

Pernyataan Dovizioso itu pun dibalas Lorenzo dengan kata-kata yang tidak kalah ketus. Lorenzo sempat menyebut Dovizioso iri dengannya yang sudah tiga kali menjadi juara dunia MotoGP.

Direktur Ducati, Paolo Ciabatti, mengakui atmosfer di antara kedua ridernya kini memang tengah memanas. Pihaknya pun berusaha membuat situasi ini mereda.

"Memang benar bahwa ada perselisihan yang muncul antara kedua rider. Selasa (6 November) nanti, kami akan bersama di Milan untuk acara pameran motor dan kami berencana mengajak Lorenzo dan Dovizioso untuk duduk bersama," kata Ciabatti.

"Saya paham situasi seperti ini kerap terjadi. Terkadang rider gugup saat balapan dan ketika situasi memburuk, mereka mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya," lanjut dia.

Seperti diketahui, Lorenzo memang akan meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Honda pada MotoGP 2019. Musim ini, pembalap berusia 32 tahun tersebut sudah menyumbang tiga kemenangan untuk Ducati musim ini.




(ACF)