MotoGP 2018

Marquez Harus Kurangi Gaya Agresivitas jika Tak Mau Cedera

A. Firdaus    •    03 Januari 2018 20:32 WIB
motogp
Marquez Harus Kurangi Gaya Agresivitas jika Tak Mau Cedera
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (Foto: AFP)

Texas: Marc Marquez disarankan untuk mengurangi gaya membalapnya yang agresif. Jika tidak, ia berisiko mengalami cedera pada masa mendatang.

Marquez memiliki gaya membalap yang dianggap kelewat batas. Ia mengalami 27 insiden kecelakaan pada 2017, melebihi pembalap mana pun di MotoGP. Satu-satunya pembalap yang menyamainya adalah rookie Aprilia, Sam Lowes.

Kevin Schwantz yang juga juara dunia 500cc pada 1993, memuji kemampuan Marquez. Namun pada saat yang sama ia memperingatkan agar pembalap Spanyol tersebut untuk mengurangi gaya agresivitas membalapnya untuk menghindari cedera.

Klik di sini: Jadwal dan Daftar Pembalap Resmi Formula 1 2018

"Anda harus menemukan cara untuk mengendarai motor dengan sekuat tenaga dan pada saat yang sama menurunkan risikonya, karena suatu hari Anda bisa menyakiti diri sendiri," ujar Schwantz kepada Motorsport.com.

"Mungkin Anda hanya mematahkan tulang selangka Anda atau sesuatu yang sederhana, tapi itu akan memperlambat gaya membalap Anda," terangnya.

Schwantz yang mengakhiri karier di MotoGP pada 1995 juga menganggap Marquez beruntung. Sebab dari beberapa kecelakaan yang menimpanya, untungnya tak membunuh karier rider berusia 24 tahun tersebut.

Klik di sini: Lee Chong Wei Minta Dispensasi kepada BWF

Marquez juga berharap bisa mengurangi kecelakaan pada 2018, selain mengejar gelar juara dunia untuk kelima kalinya.

"Saya selalu kritis dan tujuan untuk tahun depan adalah mempertahankan kecepatan tapi dengan sedikit penurunan insiden kecelakaan" kata Marquez.

"Dan jangan membuat kesalahan yang sama di balapan, seperti kecelakaan di Argentina dan Austin. Saat ini saya harus duduk di musim dingin ini untuk berpikir tentang itu," tegasnya.

Palembang Terus Bersolek Jelang Asian Games
 


(ACF)