MotoGP 2018

Profil Tim MotoGP: Red Bull KTM Factory Racing

Riyan Ferdianto    •    15 Maret 2018 22:20 WIB
MotoGP 2018
Profil Tim MotoGP: Red Bull KTM Factory Racing
Foto: MotoGP

Jakarta: Memasuki tahun keduanya berkompetisi di MotoGP, tim Red Bull KTM Factory Racing tidak melakukan banyak perubahan berarti. Salah satunya mempertahankan dua ridernya, Pol Espargaro dan Bradley Smith.

Keputusan mempertahankan Espargaro dan Smith bukan tanpa alasan. KTM merasa, kedua pembalap itu sudah cukup mengenal karakter motor sehingga tidak butuh banyak waktu untuk beradaptasi. Dengan begitu, KTM hanya tinggal fokus memperbaiki hasil di musim lalu.

Di musim lalu, KTM menempati posisi lima dari enam tim dalam klasemen konstruktor. Hasil yang dinilai cukup baik karena itu merupakan musim perdana mereka.
 

Baca: Profil Tim MotoGP 2018: Repsol Honda


Namun, di musim ini, target tinggi dipasang bos KTM, Mike Leitner. Bermodalkan motor RC16 yang diklaim sudah jauh lebih baik dari pendahulunya, Leitner menargetkan timnya konsisten bersaing di papan tengah.

Pol Espargaro dan Bradley Smith diharapkan bisa konsisten finis di posisi 10 besar.

Profil tim
KTM adalah tim pabrikan MotoGP yang dimiliki oleh CROSS Industries AG dan Bajaj Auto Limited. KTM bermarkas di Mattighofen, Austria dan dipimpin Stefan Pierer sebagai CEO. Tim ini merintis jalan di dunia balapan di motocross. Pada 1974, KTM meraih kemenangan pertamanya di Kejuaraan Dunia 250cc melalui pembalapnya, Guennady Moisseev.

Pada 2013, tim ini memulai debutnya di ajang Grand Prix di kelas 125cc bersama pembalapnya, Roberto Locatelli dan Arnaud Vincent. Pada pertengahan musim, Vincent digantikan oleh Mika Kallio. Dua tahun berselang, KTM memimpin klasemen akhir sebagai konstruktor.

Pada 2009, KTM mengumumkan untuk berhenti sementara dari semua kelas Grand Prix. Mereka baru kembali membalap pada 2012 di kelas Moto3. Saat itu, KTM langsung menggebrak dengan memenangkan semua balapan di kelas tersebut. KTM juga memenangkan klasemen konstruktor selama tiga tahun berturut-turut hingga 2014. Mulai musim 2017, KTM akan berlaga di MotoGP dan Moto2 sekaligus.
 

Baca juga: Profil Tim MotoGP: Ducati Team


Profil Pembalap

Pol Espargaro
Pol Espargaro lahir di Barcelona, 10 Juni 1991. Ia memulai karier balapan motornya di kelas 125cc pada 2006. Espargaro mencatat rekor sebagai pembalap termuda yang mencetak skor di balapan Grand Prix, yakni saat berusia 15 tahun 8 hari.

Pada musim 2010, ia berhasil mengamankan gelar juara ketiga di kelas 125cc. Ia hanya kalah dari Nicolas Terol dan Marc Marquez yang jadi juara dunia. Pol naik podium sebanyak 12 kali dari 17 balapan, di mana tiga di antara keluar sebagai juara seri.

Berkat penampilan impresifnya itu, ia dipromosikan ke kelas Moto2 pada 2011 dan tampil sebagai juara dunia Moto2 pada tahun ketiganya (2013).

Adik dari Aleix Espargaro ini pun lantas naik kelas ke MotoGP pada 2014 dan dipinang tim satelit Yamaha, Tech 3. Ia menggantikan Cal Cructhlow yang dikontrak Ducati selama dua tahun. Espargaro akhirnya finish di posisi sembilan di akhir musim 2015. Ia pun lanjut membela tim Tech 3 hingga akhir musim 2016, di mana ia menempati peringkat delapan klasemen akhir.

Pada Grand Prix Catalan, ia pun diumumkan akan pindah ke tim KTM untuk musim 2017. Ia akan ditemani Bradley Smith, yang sama-sama pindahan dari tim Tech 3.

Bradley Smith
Bradley Smith lahir di Oxford, 26 tahun silam. Ia mulai menggemari balapan motor saat usianya menginjak enam tahun, ketika diberikan motor balapan pertamanya. Bakatnya menurun dari sang ayah yang seorang atlet motocross dan pemilik trek latihan balapan.

Januari 2005, ia berkompetisi di ajang balapan 125cc Spanyol, mewakili MOTO GP Academy. Di sana ia memenangkan tiga balapan terakhir dan naik podium di posisi kedua, hanya kalah 1 poin dari sang juara.

Setahun kemudian, ia berlaga di Kejuaraan Dunia 125cc bersama tim Repsol Honda. Meski hanya finish di posisi 19, ia mendapat gelar Rookie of The Year. Puncak prestasinya di kelas ini adalah saat finish keempat di musim 2010 bersama tim Aspar. Saat itu, Smith berada di bawah trio Spanyol, Marc Marquez, Pol Espargaro, dan Nicolas Terol.

Setahun kemudian, ia naik kelas di Moto2. Smith membela tim Tech 3 bersama Mike Di Miglio. Di musim 2011, ia menempati posisi tujuh di klasemen akhir. Setahun kemudian, hasil terbaiknya adalah finish keempat di Grand Prix Italia dan menempati peringkat sembilan di akhir musim.

Pada 2013, Smith naik ke kelas premier MotoGP bersama Cal Crutchlow di tim Tech 3. Ia mengakhiri musim ini di peringkat 10. Setahun kemudian, ia masih membela Tech 3 tetapi bersama Pol Espargaro. Ia berhasil naik podium pertamanya dengan finish di posisi ketiga di Sirkuit Phillip Island. Di musim 2016, ia menempati posisi 17 dalam klasemen akhir. Musim balap 2017, ia pindah bersama Espargaro ke tim KTM.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Menpora Janji Bonus Peraih Emas Asian Games 2018 Naik 250 Persen



(ACF)