Tes MotoGP

Smith Tak Percaya Mesin Screamer Pengaruh ke Grip Ban

Ahmad Garuda    •    27 November 2016 13:12 WIB
tes motogp
Smith Tak Percaya Mesin Screamer Pengaruh ke Grip Ban
Bradley Smith tak yakin jenis mesin (screamer atau big bang) punya pengaruh besar ke grip ban. Michelin.

Metrotvnews.com, Jerez: Beberapa tim balap MotoGP menganggap bahwa perubahan konfigurasi teknis timing piston mesin, punya pengaruh ke grip ban motor. Mengingat beberapa tim menganggap bahwa menggunakan konfigurasi big bang rasanya lebih moderat saat sistem elektronik dibatasi seminim mungkin.

Tapi Bradley Smith yang mulai melakukan tes motor KTM dengan konfigurasi mesin screamer, tak percaya hal itu. Fakta bahwa pembatasan sistem elektronik di MotoGP, memang jadi batasan terbesar untuk mengontrol putaran mesin yang sampai ke roda. Tapi jika didukung sistem geometry bagus di motor dan rangka yang presisi menciptakan grip ban, maka isu tentang grip ban takkan begitu besar.

"Kami sudah memikirkan mesin mana yang lebih baik bagi kami. Memang sangat sulit untuk memutuskannya saat ini, karena kami sangat kesulitan menemukan grip terbaik motor ini. Tapi saya rasa itu bukan karena tenaga dari mesin, ini hanya masalah penggunaan rangka dan lengan ayun dan linkage-nya," beber Smith.

"Sebenarnya ini bukan keputusan saya untuk menentukan mesin mana yang baik untuk kami gunakan nantinya. Saya hanya mendengar bahwa mereka akan melakukan perbaikan dan pengembangan. Dan mereka juga sepertinya takkan berpindah untuk menggunakan konfigurasi mesin yang baru sebelum segala cara yang mereka lakukan tak lagi ampuh.

Sekadar informasi, lawan konfigurasi big bang adalah screamer yang dituding membuat motor cukup powerfull dan konstan dari bawah ke atas. Sementara big bang punya tarikan tenaga yang lebih halus karena timing tonjokan piston memiliki jeda. Makanya dikatakan bahwa big bang ini lebih bersahabat dengan penggunaan kompon ban.

Tapi sesi tes di Jerez juga tak mencerminkan kondisi ril, karena sirkuit ini memiliki permukaan lintasan yang cukup licin dalam kondisi cuaca dingin. Tapi Smith optimis bisa tampil lebih baik dalam temperatur trek yang lebih baik.


(UDA)