MotoGP 2019: Rossi Tak Sabar Bersaing dengan Anak Didiknya

Muhammad Al Hasan    •    29 Januari 2019 23:57 WIB
tes motogpMotoGP 2019
MotoGP 2019: Rossi Tak Sabar Bersaing dengan Anak Didiknya
Valentino Rossi (Foto: JOSE JORDAN / AFP)

Valentino Rossi tak gentar bersaing dengan dua anak didiknya di Akademi VR46, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. Morbidelli akan membalap untuk tim pendatang baru Yamaha Petronas SRT, sementara Bagnaia membela tim Pramac Ducati.  

Milan:
Valentino Rossi tidak sabar untuk melakoni balapan MotoGP 2019. Pembalap veteran milik Yamaha tersebut ingin segera bersaing dengan anak-anak didiknya yang kini sudah mentas di kelas premier.

Anak didik yang dimaksud Rossi adalah Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. Keduanya merupakan jebolan VR46 Academy, tim balap milik The Doctor. Morbidelli akan membalap untuk tim pendatang baru Yamaha Petronas SRT, sementara Bagnaia membela tim Pramac Ducati.

Morbidelli musim lalu sudah mencicipi kerasnya persaingan MotoGP bersama tim Marc VDS. Hebatnya, juara Moto2 tahun 2017 itu sukses menyabet predikat Rookie of the Year.
 

Baca: Sebelum Pensiun, Khabib Ingin Berduel dengan Mayweather


Sementara itu, Francesco Bagnaia akan memulai debutnya di kelas premier. Pembalap 22 tahun itu naik kelas ke MotoGP usai tampil sebagai juara Moto2 dengan dukungan tim SKY Racing Team VR46. Bagnaia akan tampil untuk tim satelit Ducati, Pramac Ducati.


Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli saat peluncuran motor Yamaha Petronas yang akan melakoni debut di pentas MotoGP. (Foto: Mohd Rasfan/AFP)  

Terkait persaingannya dengan dua anak didiknya tersebut, Rossi menegaskan tidak ada kecemasan sedikit pun. Ia justru merasa tertantang kendati usianya kini sudah tidak muda lagi, yakni 39 tahun.

"Jika mereka (Morbidelli dan Bagnaia) ada di depan saya, itu akan sedikit mengganggu saya. Tetapi ini tantangan yang bagus. Kami saling mendorong untuk menjadi lebih baik. Itu menyenangkan," kata Rossi dikutip speedweek.

"Saya merasa dekat dengan mereka, terutama karena hasrat saya terhadap sepeda motor, meskipun sayangnya saya jauh lebih tua. Sangat menyenangkan bekerja dengan anak-anak," tambah Rossi.

Pada musim ini, Morbidelli akan membalap untuk tim Yamaha Petronas, tim satelit baru Yamaha menggantikan Tech3. Yamaha Petronas mendapat dukungan penuh dari pemilik Sirkuit Sepang, Razlan Razali. Morbidelli akan berduet dengan pembalap debutan yang tercatat sebagai pembalap termuda di MotoGP 2019, yakni Fabio Quartararo (19 tahun).
 

Baca juga: Cedera di Indonesia Masters, Carolina Marin Absen Panjang


Senin, 28 Januari 2019 kemarin, Yamaha Petronas juga sudah resmi memperkenalkan motor barunya di Petronas Tower, Kuala Lumpur. Motor YZR-M1 Yamaha Petronas tampak elegan dengan kombinasi warna hitam dan hijau toska.

"Misi utama kami adalah membangun tim satelit terbaik dan terkuat di MotoGP," ujar manajer tim Yamaha Petronas, Wilco Zeelenberg yang notabene mantan manajer tim pabrikan Yamaha sekaligus pelatih balap Jorge Lorenzo.


Jorge Lorenzo didampingi Wilco Zeelenberg, manajer tim pabrikan Yamaha. (Foto: MotoGP) 

Target tinggi yang diusung Wilco dan Yamaha Petronas bukan tanpa sebab. Di MotoGP 2019 nanti, Morbidelli sebagai pembalap utama bakal menggunakan Motor YZR-M1 dengan spesifikasi "A" alias mendekati spesifikasi motor Valentino Rossi dan Maverick Vinales di tim pabrikan. Sementara Quartararo akan menggunakan motor dengan spesifikasi "B" yang diproyeksikan untuk pengembangan.

Yamaha Petronas bakal menunjukkan kemampuannya pada sesi tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, 6-8 Februari mendatang. Sebelumnya, Yamaha Petronas sudah dua kali mengikuti tes pramusim, yakni di Valencia dan Jerez. Dalam dua sesi tersebut, Morbidelli tampil cukup konsisten dengan membawa Yamaha Petronas menduduki posisi enam.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Bonus Asian Games Belum Tuntas?



(ACF)