Usai Insiden Terjatuhnya Rossi di Argentina

Bos Honda: Rossi Harusnya Paham Kecelakaan itu Lumrah!

M. Rizky Adhestian    •    10 April 2018 11:49 WIB
MotoGP 2018
Bos Honda: Rossi Harusnya Paham Kecelakaan itu Lumrah!
Marc Marquez (kiri) bersenggolan dengan Valentino Rossi (kanan) (Foto: Cyclenews.com)

Termas de Rio Hondo: Alberto Puig menanggapi komentar Valentino Rossi dan Lin Jarvis selaku pihak Yamaha Movistar yang dirugikan karena insisden di Grand Prix Argentina. Menurut bos Honda Repsol itu, sebagai seorang profesional Rossi harusnya mengerti kecelakaan seperti itu bisa terjadi kapan pun di MotoGP.

Insiden antara Rossi dan Marquez pada GP Argentina akhir pekan lalu menyita banyak perhatian dari dunia MotoGP. The Doctor jatuh di tikungan 13 trek Termas de Rio Hondo setelah bersenggolan dengan Marquez saat balapan tinggal menyisakan empat lap lagi.

Rossi yang geram terhadap kelakuan pembalap asal Spanyol tersebut sempat meluapkan sumpah serapahnya ke media usai balapan. Peraih tujuh gelar juara dunia MotoGP itu menyebut Marquez telah merusak seni olahraga tersebut.

Baca: Terkait Terjatuhnya Rossi, Marquez tak Sepenuhnya Salah

Hal serupa juga dilontarkan oleh direktur Yamaha, Lin Jarvis. Ia mengatakan Marquez tidak punya rasa hormat dengan para pembalap lainnya saat di trek. Jarvis bahkan tak segan-segan meminta direksi MotoGP untuk menindak tegas sikap rider berusia 25 tahun tersebut.

Menanggapi komentar-komentar tersebut, Puig selaku bos Yamaha mengharapkan pengertian dari pihak Yamaha tersebut. Terlebih, ia mengatakan bahwa seharusnya sebagai pembalap yang lebih berpengalaman dan profesional, Rossi mengerti insiden tersebut bukan tidak mungkin bisa terjadi kapan saja.

Baca: Cerita Raikkonen Setelah Bikin Mekaniknya Cedera

"Pertama-tama, saya pikir Valentino (Rossi) punya banyak pengalaman dan dia (harusnya) percaya bahwa hal-hal seperti ini bisa jadi dalam balapan karena ia pembalap, seorang juara. Ketika kondisi trek sulit, ini bisa terjadi," kata Puig.

"Jika hal ini ingin dibesar-besarkan, terus terang bukan seperti itu ceritanya. Maksudnya, kami sangat menyesal dengan apa yang terjadi. Tapi di sisi lain, kami rasa bukan sepenuhnya salah rider kami (Marquez). Memang itu murni kecelakaan, treknya licin dan itu terjadi," sambungnya.

Rossi beruntung masih bisa melanjutkan balapan, meski akhirnya cuma berada di tangga ke-19. Sementara itu, Marquez yang finis di tangga kelima harus rela turun ke posisi 18 karena penalti 30 detik. (Crash)
 


(FIR)