MotoGP 2018

Rossi: Yamaha Belum Temukan Solusi

M. Rizky Adhestian    •    27 September 2018 00:13 WIB
valentino rossiyamahaMotoGP 2018
Rossi: Yamaha Belum Temukan Solusi
Valentino Rossi (Foto: JOSE JORDAN / AFP)

Alcaniz: Pembalap veteran tim pabrikan Yamaha, Valentino Rossi, membeberkan komentarnya setelah mencoba purwarupa mesin yang akan dipakai timnya pada MotoGP 2019. Namun, menurutnya mesin tersebut tidak berbeda jauh dari yang sekarang.

Hal tersebut diungkapkan The Doctor-julukan Rossi-setelah GP Aragon 23 September silam. Rossi, yang finis di urutan kedelapan saat itu, menandai kekalahan terpanjang Yamaha dalam sejarah MotoGP.

Menurut Rossi, mesin yang tengah dirancang Yamaha untuk dipakai musim depan belum bisa menyelesaikan masalah akut yang ada saat ini. Pembalap berusia 39 tahun tersebut terus berharap Yamaha bisa berbuat sesuatu demi menyelamatkan hasil musim ini.

Baca: Tergelincir di Aragon, Lorenzo: Marquez Menghancurkan Balapan Saya

"Saya sudah coba edisi pertama mesin 2019, dan ya (belum banyak perubahan). Saya pikir dan saya harap ini belum edisi final, modifikasinya hanya sedikit, masih sangat mirip (dengan yang saat ini)," kata Rossi.

"Saya harap mereka bisa terus bekerja, karena masalah mesin ini benar-benar berat. Mereka harus memperbaikinya," lanjut dia.

Selain mesin, Rossi juga mengeluhlan masalah lain seperti kelistrikan dan sasis. Namun, ia enggan menjadi 'bos' dengan memerintah apa saja yang harus dikerjakan pada motor YZR-M1 milik Yamaha tersebut.

"Buat saya, pekerjaan saya bukan untuk mengatakan, 'saya butuh mesin V, atau perbaiki sasisnya begini.' Saya hanya mencurahkan masalah-masalahnya saja," ujar Rossi.

"Kami dalam masalah besar pada maslaah pemilihan ban, terutama yang belakang. Jadi inilah yang mau saya bilang. Tapi bukan itu saja, masalah kelistrikan dan karakter mesin juga." tambahnya.

Musim ini, baik tim pabrikan maupun satelit Yamaha belum berhasil menjajal podium utama. Sementara pesaing-pesaing terberatnya, Honda sudah tujuh kali podium utama dan Ducati enam kali.