MotoGP 2018

Marquez tak Menyesal atas Insiden dengan Rossi di Argentina

M. Rizky Adhestian    •    13 April 2018 14:15 WIB
marc marquez
Marquez tak Menyesal atas Insiden dengan Rossi di Argentina
Marc Marquez (Foto: AFP PHOTO / Juan MABROMATA)

Sao Paolo: Marc Marquez mengaku tak menyesal dengan segala yang ia perbuat pada Grand Prix MotoGP di Argentina pekan lalu, termasuk insiden dengan Valentino Rossi. Pembalap Repsol Honda akan melakukan hal yang sama bila diminta mengulangi balapan tersebut.

Marquez terlibat beberapa kontroversi pada GP kedua musim 2018 di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Hari itu boleh dibilang menjadi hari yang sangat melelahkan bagi peraih empat gelar juara MotoGP tersebut.

Mesin motor yang ditunggangi Marquez tiba-tiba mati saat balapan akan dimulai. Karena hal tersebut, direksi balapan menyuruh Marquez untuk memulai balapan dari pit lane.

Akan tetapi, pembalap asal Spanyol itu justru memulainya dari starting grid. Kendati demikian, Marquez diganjar penalti 30 detik yang membuatnya tercatat finis di urutan ke-18, meskipun saat menyentuh garis finis ia berada di posisi kelima.

Baca: Crutchlow Bangga Pimpin Klasemen Rider MotoGP 2018

Belum selesai sampai di situ, pembalap berusia 25 tahun itu langsung menunjukkan keganasannya di trek dengan gaya balapnya yang agresif. Akan tetapi, kelebihannya itu malah menimbulkan insiden.

Aleix Espargaro dan Rossi yang menjadi korban insiden senggolan dengan Marquez. Terlebih, Rossi menjadi yang paling dirugikan karena harus terjatuh setelah melakukan kontak dengan rekan satu tim Dani Pedrosa.

Ketika ditanya pada sebuah konferensi pers apakah ia akan melakukan hal berbeda jika bisa mengulangi balapan tersebut, Marquez menjawab: "Tidak, sebab memang itu yang saya rasakan. Saya harus memberikan seratus persen untuk kembali (memimpin balapan)."

Baca: Raikkonen Berharap Insiden Pit Stop tak Terulang

Pembalap dengan nomor 93 itu merasa tidak menyesal dengan apa yang terjadi. Sebab, ia merasa memang harus memaksakan dirinya untuk hasil terbaik.

"Saya tidak akan melakukan hal yang berbeda. Sejak awal, motor saya mati, tetapi itu bukan salah saya. Semua berawal dari situ. Soal insiden (dengan Espargaro dan Rossi) itu, itu terjadi pada banyak rider," kata Marquez.

"Itu terjadi pada (Johann) Zarco dan (Dani) Pedrosa di tikungan yang sama. Dani bahkan cedera setelah itu," sambungnya.

Balapan selanjutnya akan digelar di Amerika Serikat pada 22 April mendatang. Sirkuit Negeri Paman Sam tersebut istimewa bagi Marquez yang pernah meraih kemenangan terbanyak dengan lima kemenangan. (Motorsport)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

 


(ASM)