MotoGP 2017

Juarai Seri Perdana MotoGP, tak Selalu Berakhir Manis

Alfa Mandalika    •    27 Maret 2017 17:37 WIB
motogp 2017
Juarai Seri Perdana MotoGP, tak Selalu Berakhir Manis
Maverick Vinales. (Foto: AFP/ Karim Jaafar)

Metrotvnews.com: Maverick Vinales memulai balapan MotoGP 2017 dengan mulus. Sebab, ia mampu menjuarai MotoGP Qatar Senin 27 Maret dini hari tadi.

Sesuai prediksi, ia bisa melesat menjadi yang terbaik meski baru bergabung dengan tim anyar, Movistar Yamaha. Ia mampu mengungguli nama-nama tenar macam Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan rekan setim Valentino Rossi.

Meski sudah berhasil menjadi juara saat seri perdana, bukan berarti Vinales bisa bersantai. Pasalnya, tantangan lebih berat menanti pada seri-seri selanjutnya.

Menengok sejenak dari lima seri terakhir MotoGP, pemenang seri perdana MotoGP tak melulu berakhir indah. Hal ini menandakan, konsistensi dan fokus pembalap beserta tim wajib dijaga sampai akhir musim. Tercatat, hanya dua musim yang dimenangkan oleh pembalap yang sempat menjadi juara pada balapan perdana.

Pada musim 2012, Jorge Lorenzo yang ketika itu membela tim Yamaha mampu menjadi juara di seri perdana dan mengunci titel juara sampai akhir musim. Dua tahun berselang, giliran Marc Marquez yang menorehkan pencapaian seperti Lorenzo. Ia menjadi juara pada seri perdana dan sukses juga menjadi juara dunia MotoGP 2014.

Berikut ini daftar pembalap yang menjadi juara pada seri perdana namun urung menjadi juara dunia dalam lima musim terakhir.

Baca: Review MotoGP Qatar: Vinales Langsung Unjuk Gigi


Jorge Lorenzo/MotoGP 2013
Setelah menjadi juara pada 2012, Lorenzo terus berupaya mempertahankan gelar pada musim selanjutnya. Sebetulnya, Lorenzo tampil apik saat melakoni balapan perdana. Namun, ia gagal mempertahankan konsistensi.

Lorenzo berhasil menjarai seri perdana di Qatar. Namun, tiga seri selanjutnya, ia gagal menjadi juara. Bahkan, ia sempat terlempar dari podium saat memainkan balapan di Prancis. Tidak ayal, poin Lorenzo harus dilewati oleh rival terdekat, Marc Marquez.

Lorenzo semakin tertinggal tatkala Marquez mencatatkan empat kemenangan beruntun di Jerman, Amerika Serikat, Indianapolis, dan Rep. Ceko. Lorenzo tidak menyerah begitu saja. Sebab, ia menjadi yang terbaik saat menyelesaikan tiga seri terakhir MotoGP di Australia, Jepang, dan Valencia. Tetapi apa daya, poin yang dikumpulkan Marquez lebih baik yakni 334 poin atau hanya berjarak empat poin dari Lorenzo.

Baca: Maverick Vinales Rebut Podium Teratas MotoGP Qatar


Valentino Rossi/MotoGP 2015
MotoGP 2015 mungkin menjadi musim tak terlupakan bagi pembalap gaek Valentino Rossi. Ya, Rossi sempat menghebohkan pemberitaan lantaran dinilai sengaja menjatuhkan Marc Marquez saat berlomba di Sirkuit Sepang, Malaysia. 

Ketika itu, tensi kedua pembalap memang sangat tinggi. Sampai-sampai, beredar isu, Marquez yang sama-sama berasal dari Spanyol akan membuat Jorge Lorenzo menjadi juara. Dengan kata lain, Marquez yang sudah tertutup peluang juaranya akan membantu Lorenzo yang notabene ialah rekan setim Rossi. 

Kenyataan di lintasan balap pun seperti menunjukkan bahwa konspirasi Marquez dan Lorenzo benar adanya. Sebab, Lorenzo melaju mulus sehingga mampu menjadi juara dengan mengumpulkan 330 poin.

Sedangkan Rossi, ia harus puas berada di posisi kedua karena tertinggal lima poin dari Lorenzo. Sebetulnya, peluang Rossi masih terbuka andai tidak mendapatkan sanksi memulai balapan dari posisi paling belakang usai dianggap sengaja menendang Marquez.

Kinerja Rossi sebenarnya sudah memukau tatkala melakoni balapan perdana di Qatar. Ketika itu, menyisihkan sejumlah pembalap dan menjadi yang terbaik. Namun sayang, ia tak mampu mempertahankan performa terbaik sampai akhir musim.

Jorge Lorenzo/MotoGP 2016
Lorenzo tampil cemerlang saat melakoni seri perdana MotoGP 2016. Ia menjadi yang terbaik di MotoGP Qatar. Ketika itu, ia melewati Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang bertengger di posisi keduda dan ketiga.

Namun, karena ia sempat mengalami gangguan dan gagal menyelesaikan lomba sebanyak empat kali, maka ia harus rela finis di posisi ketiga dengan mengemas 233 poin. Total, ia tertinggal 65 poin dari Marquez yang keluar sebagai juara.

Kini, Vinales memulai balapan dengan manis pada awal seri. Apakah ia akan menjadi juara pada akhir musim nanti? Waktu yang akan menentukan.

Video: Vinales akan Jadi Penghalang Ambisi Rossi Kembali Juara




(ASM)