Kesal tak Naik Podium, Vinales Ungkap Kekurangan Yamaha

Gregah Nurikhsani Estuning    •    19 Maret 2018 13:52 WIB
MotoGP 2018
Kesal tak Naik Podium, Vinales Ungkap Kekurangan Yamaha
Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales. (Foto: twitter.com/@maverickmack25)

Losail: Maverick Vinales tidak puas dengan hasil di MotoGP Qatar. Kesal, pembalap Movistar Yamaha itu membeberkan apa yang kurang dari motor tunggangannya.

Vinales harus susah payah menyentuh garis finis keenam usai sempat tercecer di posisi ke-15 pada awal-awal race. Meski kesal, ia tetap senang dengan ending race secara keseluruhan.

Rider asal Spanyol itu menuturkan, butuh waktu lama untuk mendapatkan kecepatan yang ia inginkan. Ia merasa beruntung memiliki tim yang terus memompanya dengan semangat sepanjang balapan.

"Jujur saja, saya kesal karena performa saya datang telat. Andai saja tidak seperti itu, mungkin saya bisa bersaing merebut podium," ujar Vinales dikutip dari Crash.

"Satu hal yang membuat saya senang adalah tim tidak menyerah, dan dengan kesabaran, kami berhasil menemukan pakemnya. Saya merasa akhir-akhir race adalah puncaknya, The Maverick; terus menekan, kecepatan bertambah," tambahnya.

Klik: Menangi Duel Sengit dengan Marquez, Dovizioso Juara MotoGP Qatar

Pekerjaan rumah telah menumpuk untuk tim Movistar Yamaha. Vinales pun sudah memetakan kekurangan apa yang wajib dibenahi, salah satunya adalah setting-an motor Yamaha YZR-M1 miliknya.

Menurut pembalap berusia 23 tahun tersebut, kendala yang ia temui di awal race adalah 'telat panas'. Hal itu membuatnya baru bisa memaksimalkan kinerja motornya di 10 lap terakhir.

"Motor ini baru benar-benar 'panas' di 10 lap terakhir, jadi semua ini tentang power dan kelistrikannya. Sistem pengereman tak ada masalah, tapi kekurangannya ada pada power yang tak cukup untuk melibas pembalap lain," sambung Vinales lagi.

Vinales finis di tangga keenam dengan perbedaan 3.888 detik dengan sang juara Andrea Dovizioso. Rekan setimnya, Valentino Rossi berhasil naik podium ketiga.

Video: Tim Pengungsi di Lomba Lari Dead2Red
 


(ASM)