Tes MotoGP

Tes Resmi MotoGP, Adu Cepat Baca Karakter

Ahmad Garuda    •    16 November 2016 13:17 WIB
tes motogp
Tes Resmi MotoGP, Adu Cepat Baca Karakter
Jorge Lorenzo sedang berdiskusi tentang setup motor di sesi tes resmi MotoGP di Valencia. Michelin

Metrotvnews.com, Valencia: Tes resmi MotoGP di Valencia sudah berjalan satu hari pada Selasa (15/11/2016). Tak jarang dari fans balap motor prototip ini mendasarkan jagoan mereka dari hasil tes selama dua hari. Tapi sebenarnya hal terpenting yang jadi kuncian di sesi tes ini adalah adu cepat membaca karakter.

Membaca karakter yang dimaksud di sini adalah bukan hanya dari pembalap ke motor. Tapi pembacaan karakter secara menyeluruh. Baik itu baca karakter dari pembalap ke motor, baca karakter dari pembalap ke kepala mekanik, dari kepala mekanik ke pembalap, dari kepala mekanik ke kru tim teknis, hingga mampu membaca setiap perubahan yang dilakukan kru tim pada motor.

Maverick Vinales jadi pencetak lap tercepat di tes hari pertama Valencia

Bahkan, jangan menganggap dukungan pabrikan kepada tim balapnya, itu tak penting. Permintaan perubahan atau penambahan sebuah komponen hanya bisa dilakukan oleh manufaktur. Apalagi pengembangan dan riset (khusus untuk setup motor) harus tetap berjalan.

Contoh paling besar adalah kompetitifitas Yamaha mengawali musim 2016. Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi tampil dengan sangat dominan. Tapi konsistensi dan strategi yang diterapkan tim Repsol Honda dan Marc Marquez, membuat kedua pembalap Yamaha yang punya nilai 10+ itu, tak berharga di akhir musim. Baik Valentino Rossi maupun Jorge Lorenzo, tak berdaya menghadapi beratnya konsistensi Marquez di 2016.

Andrea Iannone sanggup beradaptasi cepat dengan Suzuki GSX-RR

Beberapa pengamat MotoGP mengatakan bahwa refleks Honda untuk terus melakukan riset setup (ECU, rangka dan komponen diluar mesin) adalah biang suksesnya. Bahkan untuk seorang Marquez yang punya gaya balap agresif, pun tak segan mengubah karakter balapnya demi mengejar posisi terbaik di akhir musim.

Dalam konteks tes resmi MotoGP, tim-tim balap, pembalap (baru atau lama), kepala mekanik, hingga tim teknis, wajib melakukan adaptasi ulang. Hal positif dari pembalap yang tak pindah tim, adalah mereka punya basis data dari musim balap yang baru mereka lalui. Namun bagi pembalap baru seperti Lorenzo di Ducati, Andrea Iannone di Suzuki, Maverick VInales di Yamaha, Pol Espargaro dan Bradley Smith di KTM Racing, Aleix Espargaro dan Sam Lowes di Aprilia hingga pembalap satelit, wajib menyamakan persepsi sebelum menetapkan arah riset yang akan mereka lakukan.

Aleix Espargaro masih kesulitan dengan setup Aprilia

Pada akhirnya tolak ukur dalam mengambil keputusan yang tepat adalah lap tercepat di sesi balapan, reliabilitas, durabilitas, hingga bisa kompetitif di semua balapan.

Okelah, Vinales sukses meraih hasil terbaik di sesi tes resmi Valencia hari pertama, namun jika puas hanya dengan hasil tes pertama dan kedua, maka tim dan pembalap lain bisa menyusul di sesi tes selanjutnya. Jadi jika dikatakan musim 2017 sudah mulai di tes Valencia ini, artinya tim teknis, pembalap hingga manufaktur bakal mulai bekerja keras untuk mempersiapkan segalanya bekerja sesuai ekspktasi saat musim 2017 berlangsung nanti.

Bradley Smith masih berupaya mengenali karakter KTM RC16


(UDA)