MotoGP Indonesia

Alex Noerdin: Sirkuit Jakabaring Murni Investasi Swasta

Ahmad Garuda    •    01 November 2016 11:57 WIB
motogp indonesia
Alex Noerdin: Sirkuit Jakabaring Murni Investasi Swasta
Alex Noerdin bertemu dengan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta di Sirkuit Sepang, Malaysia. Alex Noerdin FB

Metrotvnews.com, Palembang: Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Alex Noerdin, menegaskan kepastiannya membangun Sirkuit Internasional Jakabaring mulai 2017. Ia bahkan sudah memperlihatkan dan meminta restu kepada CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta bersamaan dengan pagelaran MotoGP di Sepang, Malaysia.

Namun kemudian ada pertanyaan tentang detailnya. Yaitu perkiraan biaya pembangunan hingga dana yang bakal dipakai atau investornya dari mana? Hal ini pun langsung dikonfirmasi langsung oleh pria ramah senyum itu melalui aku resmi Facebook-nya (Alex Noerdin).

Begitu status saya bicara memastikan kita bangun sirkuit untuk MotoGP, beberapa ada menanggapi miring; menghabiskan uang negaralah, tak ada manfaatlah ...

Perlu saya tegaskan, pembangunan sirkuit Jakabaring, murni 100% investasi swasta. Manalah ada anggaran negara baik APBN apalagi APBD belakangan memgalami pemotongan beberapa kali dari pusat.

Sangatlah tidak mudah menggaet investor untuk apa saja. Upaya kami sangat serius beragam investasi masuk, meningkatkan perputaran uang, mengangkat ekonomi masyarakat. Jika saja mereka sinis itu mau sedikit rendah hati baca, pelajari, saya yakin yang bersangkutan ingin kilat sirkuit ini jadi.

Namun di dalam masyrakat kita beragam. Dalam kemajemukan tentu ada saja pandangan berbeda. Saya menghargai perbedaan selama ini. Asal saja perbedaan itu berguna bagi munculnya kreatifitas, terbangunnya inovasi, bukan sebaliknya kito berkubang pada pemikiran sempit bagaikan katak dalam tempurung.

Olahraga di alam kekinian juga bisa mendatangkan uang. Contoh ekstrem Argentina. Devisa kedua negara itu berasal dari olahraga Polo. Bacalah.

Singapura lebih dekat. Kendati ekonominya sudah tumbuh pesat, mereka berupaya maksimal penyelenggara F1. Pelajari apa nilai tambah yang ada. Karenanya saya pun percaya setelah sekali kita adakan MotoGP, 2018, akan kita tingkatkan sebagai penyelenggara F1, di tahun berikutnya, toh hanya tinggal menambah sarana dan prasarana.

Bila sudah di 2018 dan seterusnya kalian yang sinis itu tak juga berubah pandangan, di dalam hidup ini memang ada saja orang bebal, tertutup pintu hati melihat hal positif dan kemajuan.

Satu saja kalimat saya menutup status ini: saya bekerja untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan warga Sumsel di tengah dominannya keterbatasan anggaran negara, berbagai terobosan akan maksimal saya lakukan, sembari berdoa kepada Tuhan, membukakan jalan. Aamiin. *AN*


Status panjang yang dibuat oleh Alex ini, tak lain juga sebagai bentuk ajakan untuk mendukung terwujudnya pembangunan sirkuit bertaraf internasional, meski bukan di Jawa.


(UDA)