MotoGP Argentina

Komplain Iannone setelah Ditabrak Lorenzo dan Dihukum Race Director

Kautsar Halim    •    10 April 2017 14:43 WIB
motogp 2017
Komplain Iannone setelah Ditabrak Lorenzo dan Dihukum Race Director
Momen Jorge Lorenzo menabrak Andrea Iannone. (Foto: crash.net)

Metrotvnews.com, Termas de Rio Hondo: Pembalap tim Suzuki Ecstar Andrea Iannone kecewa dengan hasil MotoGP Argentina yang berlangsung di Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin 10 April dini hari WIB. Saat itu, ia finis paling buncit dan gagal mencuri poin.

Kegagalan Iannone bukan tanpa alasan. Sejak awal balapan, ia memang sudah terkendala dengan hukuman yang diberikan Race Director dan sempat ditabrak Jorge Lorenzo dari belakang. Meski begitu, ia pantang menyerah dan tetap mampu menyelesaikan lomba.
 

Klik: Marquez Tersungkur, Vinales dan Rossi Dominasi MotoGP Argentina


Iannone dihukum Race Director karena dianggap melakukan jumping start. Pelanggaran itu disebut penalti ride-through dan sanksinya adalah menuju pit lane sambil melaju dengan kecepatan maksimum 60km/jam.

Mengomentari vonis itu, Iannone mengklaim tidak seharus Race Director memberikan hukuman sebesar itu. Menurutnya, motor GSX-RR yang dikendarainya hanya bergerak sedikit atau tidak loncat seperti yang disebutkan.

 "Menurut saya penalti ride-through itu terlalu memberatkan. Saat itu, saya hanya memasukkan gigi dan mereka malah menghukum saya," ujar Iannone.

"Sebelum-sebelumnya, peraturan menyebutkan tidak boleh bergerak sama sekali di grid. Tapi, itu berubah sejak tahun lalu. Sekarang, Anda boleh bergerak tapi  Race Director bebas menilai apakah itu untuk mengambil menguntungkan atau tidak," tambahnya.

"Berdasar opini saya. Saya tidak mengambil keuntungan sama sekali karena hanya bergerak sedikit dan setelah itu langsung berhenti," lanjut pembalap asal Italia tersebut.


Klik: Klasemen Pembalap Usai MotoGP Argentina


Selain terkendala saat start, Iannone juga ditabrak Lorenzo dari belakang ketika ingin melahap sebuah tikungan pada putaran pertama. Kondisi itu diakui Iannone sangat tidak baik karena mempengaruhi performanya sepanjang balapan. Meski begitu, Iannone tetap bersyukur tidak ikut jatuh seperti Lorenzo.

"Kemudian saya juga dirugikan cukup banyak ketika Jorge menabrak saya sangat keras dari belakang. Saya tidak tahu kenapa tidak ikut jatuh. Mungkin saya masih beruntung," papar Iannone.

"Kondisi ini sungguh memalukan karena kecepatan saya setelah menjalani penalti itu cukup bagus. Mungkin saya memang belum bisa mengejar podium, tapi saya yakin bisa bersaing di urutan enam besar," tambahnya menutup.

Iannone finis di urutan ke-16 dengan catatan waktu 42 menit 31.279 detik. Torehan tersebut berselisih 46.219 detik dengan Maverick Vinales yang merebut podium pertama. (crash)

 


(KAU)