MotoGP 2017

GP Catalunya jadi Titik Balik Kebangkitan Marquez

A. Firdaus    •    10 Oktober 2017 12:44 WIB
motogp 2017
GP Catalunya jadi Titik Balik Kebangkitan Marquez
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Motegi: Perjalanan Marc Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia tinggal menunggu waktu. Pembalap Repsol Honda itu menganggap telah merasakan kembalinya performa terbaik ketika menjalani MotoGP Catalunya.

Balapan itu dianggap menjadi titik balik kebangkitannya, setelah pada awal musim terseok-seok. Ketika itu ia mengalami tiga kali gagal finis dan hanya memenangkan satu seri dari enam balapan awal.

Tapi setelah berlangsungnya GP Catalunya, Marquez menemukan konsistensinya. Ia berhasil meraih empat kemenangan dan tujuh podium. Satu-satunya balapan yang tak bisa dia selesaikan adalah MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone.

Klik di sini: Satlak Prima Dibubarkan, Taufik Hidayat Sebut Itu Blunder 

"Pokoknya bagi saya yang paling penting adalah sejak Montmelo (MotoGP Catalunya). Mulai dari sana saya merasa sangat baik. Saya selalu finis di podium, dan hanya Silverstone yang anda tahu apa yang terjadi," ujar Marquez.

Meski begitu Marquez menilai kondisi di setiap trek sulit diprediksi. Untuk itu yang ia pikirkan saat ini tetap fokus pada trek yang dijalaninya.

Klik di sini: Gregoria Mariska Sebut Indonesia Belum Temui Lawan Berat

"Sejak di Montmelo (MotoGP Catalunya), semua kondisi di sirkuit memang berbeda. Tapi kami akan berusaha tetap fokus, menjaga mentalitas yang sama, kecepatan yang sama untuk balapan berikutnya," lanjutnya.

"Untuk menang di Aragon juga penting karena saingan utama kehilangan beberapa poin. Kami membuka keuntungan kecil. Sangat penting untuk tiba di Jepang dengan keuntungan yang sangat kecil," terang pembalap berusia 24 tahun ini.

Marquez saat ini memuncaki klasemen dengan 224 poin, atau unggul 16 poin dari peringkat kedua yang diduduki pembalap Ducati Andrea Dovizioso. Selain Jepang, MotoGP menyisakan tiga balapan lagi. Termasuk balapan penutup di Valencia.

Pengamat: Seharusnya Birokrasi Kemenpora yang Dipangkas
 


(ASM)