F2 GP Abu Dhabi

Russian Times Juara Tim F2 2017, Pertamina Arden Finis di Posisi 7

Achmad Firdaus    •    27 November 2017 00:38 WIB
sean gelael
Russian Times Juara Tim F2 2017, Pertamina Arden Finis di Posisi 7
Aksi Sean Gelael di Sprint Race F2 GP Abu Dhabi (Foto: Dok. Sean Gelael)

Yas Marina: Russian Times akhirnya memastikan gelar juara tim untuk balapan Formula 2 musim 2017. Meski tidak naik podium pada balapan sprint yang berlangsung di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu 26 November, kedua pembalap mereka, Luca Ghiotto dan Artem Markelov mendapatkan posisi yang cukup untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.

Momen Russian Time meraih gelar juara sebenarnya terjadi pada balapan feature yang digelar Sabtu 25 November. Artem Markelov yang finis kedua, mendapat keuntungan dengan didiskualifikasinya pembalap DAMS Oliver Rowland yang finis pertama. Markelov pun dinobatkan sebagai juara dan berhak merebut 25 poin.

Tak hanya itu, pembalap kedua mereka, Luca Ghitto juga mendapatkan keuntungan serupa. Pembalap asal Italia ini sebenarnya finis kelima, namun posisinya naik menjadi ke urutan tiga setelah Rowland dan pembalap Prema Racing Antonio Fuoco yang finis ketiga juga didiskualifikasi.

Dengan berada di posisi tiga, Ghiotto berhak mendapat 15 poin. Russian Times juga mendapat tambahan empat poin karena Markelov sebelumnya sukses meraih pole position. 

Dengan total tambahan 44 poin, Russian Times melewati raihan angka tim Prema Racing yang sebelumnya kokoh di puncak klasemen. Russian Times bahkan bisa membuka jarak 20 poin dari Prema Racing yang berada di posisi kedua.
 

Baca: Oliver Rowland Menangi Feature Race F2 GP Abu Dhabi


Situasi ini tentu sangat menguntungkan Russian Times karena poin maksimal yang bisa didapat Prema Racing adalah 29 poin. Nilai 29 poin ini bisa didapat Prema jika dua pembalap mereka finis di posisi 1 dan 2 serta salah satu pebalapnya mencetak waktu tercepat.

Jika semua syarat itu bisa dipenuhi Prema Racing, maka Russian Times hanya butuh tambahan 10 poin untuk mengamankan posisinya di puncak klasemen.

Hasil balapan Sprint Race, Minggu 26 November pun sesuai skenario. Ghiotto finis kelima dan menyumbang enam poin, sedangkan Markelov finis keenam dan menyumbang empat poin.

Prema Racing cukup mendapat hiburan dengan kemenangan Charles Leclerc dan mendapat 15 poin. Sementara rekannya, Antonio Fuoco hanya bisa finis di posisi ke-11 dan tidak mendapatkan poin. Bagi Russian Times, gelar juara tim ini merupakan yang kedua.

Sebelumnya mereka juga meraih hasil gemilang pada musim 2013. Sementara bagi Prema Racing, hasil ini tidak lebih baik dari musim 2016, yang mana mereka menempatkan pebalapnya sebagai juara dunia dan meraih gelar juara tim.

Sementara itu, Tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia harus puas menyelesaikan balapan Formula 2 musim 2017 dengan berada di peringkat tujuh pada klasemen akhir.

Tim yang diperkuat duet pembalap Indonesa Sean Gelael dan pembalap Prancis Norman Nato tak bisa menembus posisi lima besar ataupun mempertahankan peringkat enam setelah gagal meraih poin pada dua balapan terakhir di sirkuit Yas Marina.

Di klasemen akhir tim, Pertamina Arden mengoleksi 108 poin. Tim yang bermarkas di London, Inggris ini tergusur dari posisi enam oleh MP Motorsport yang pada balapan sprint, Minggu (26/11) mendapat tambahan satu poin dari pembalapnya Sergio Sete Camarra yang finis di posisi kedelapan. Total poin MP Motorsport menjadi 109 atau hanya unggul satu poin dari Pertamina Arden.
 

Baca juga: Norman Nato Bawa Pertamina Arden Start dari Posisi 5


Sean dan Nato memang harus berjuang keras pada balapan sprint karena keduanya memulai balapan dari barisan belakang. Sean memulai dari urutan ke-15, sedangkan Nato dari posisi ke-13.

Di akhir balapan, setelah bertarung dengan pembalap lainnya, Sean hanya naik satu posisi ke urutan 14, sedangkan Nato tidak bisa melanjutkan balapan setelah mobilnya sempat bersenggolan dengan pembalap lain di tikungan ke-12 saat balapan tinggal beberapa putaran lagi.

Bagi tim Pertamina Arden, balapan di Yas Marina memang tidak mudah terutama dengan pemakaian ban lunak. Seperti diketahui, pabrikan ban Pirelli mengalokasikan ban soft dan super soft di Abu Dhabi.

Sepanjang musim balap 2017 ini, setiap kali Pirelli menyediakan dua ban paling lunak itu Tim Pertamina Arden selalu kesulitan mendapatkan angka. Pertama di Monako, dimana mereka tidak membawa pulang angka sama sekali.

Video: ?arcus/Kevin Rebut Gelar Juara Hong Kong Open 2017
 


(ACF)