Tes Pramusim Formula 2

Sean Gelael Menutup Sesi Tes Pramusim Barcelona dengan Impresif

Achmad Firdaus    •    16 Maret 2017 19:13 WIB
sean gelael
Sean Gelael Menutup Sesi Tes Pramusim Barcelona dengan Impresif
Sean Gelael saat bersiap melakoni sesi tes pramusim Formula 2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona (Foto: Dok. Sean Gelael)

Metrotvnews.com, Barcelona: Pembalap muda Indonesia Muhammad Sean Gelael menutup sesi pertama tes pramusim Formula 2 di sirkuit Catalunya Barcelona, Spanyol, dengan hasil yang impresif.

Meski sempat mengalami kendala pada mobilnya, pembalap yang bernaung di tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini, mampu memperbaiki catatan waktunya dengan selisih yang cukup tajam, yakni sekitar 1,2 detik.

Waktu terbaik Sean dalam sesi terakhir tes pramusim ini adalah 1 menit 28,385 detik. Padahal dalam dua sesi sebelumnya, waktu terbaik Sean berada di kisaran 1 menit 30 detik dan yang terbaik 1 menit 29,545 detik.



Dengan catatan waktu 1 menit 28,385 detik, Sean berada di posisi ketujuh pembalap tercepat. Hasil ini juga menunjukkan penampilan yang konsisten dari Sean yang selalu berada dalam posisi 10 besar pembalap tercepat sejak hari pertama tes pramusim.

Penampilan gemilang juga ditunjukkan rekan setimnya, Norman Nato. Pembalap asal Prancis ini bahkan menjadi pemuncak dengan torehan waktu tercepat 1 menit 27,834 detik. Catatan waktu ini menjadi yang terbaik sepanjang sesi tes pramusim.
 

Baca: Sean Gelael Impresif saat Tes Pagi Hari Terakhir Tes Pramusim F2


"Setelah mengalami dua hari yang berat karena berbagai kendala, Sean akhirnya bisa mendapatkan waktu terbaik yang memang kita targetkan, yakni di kisaran 1 menit 28 detik. Tentu ini hasil yang positif meski ke depan masih ada beberapa hal dari kinerja tim yang harus diperbaiki. Norman Nato juga tampil cukup bagus dan ini hasil yang sangat positif,” kata Ricardo Gelael,  ayah kandung Sean Gelael.



Pada dua hari pertama Sean memang mengalami hari yang berat karena ada beberapa masalah pada mobilnya, yakni elektrik dan sensor throtle, sehingga tidak bisa tampil maksimal. Akibat “gangguan” itu, pembalap berusia 20 tahun ini bahkan sempat kehilangan banyak waktu untuk perbaikan pada sesi latihan pagi pada hari Selasa.

Pada sesi latihan sore harinya, Sean juga harus berjuang keras. Saat waktu latihan tersisa 30 menit, pergantian sparepart memakan waktu sampai 20 menit. Dampaknya, Sean hanya punya waktu 10 menit untuk menggeber mobilnya secara maksimal untuk mendapatkan waktu tercepat.



Dengan waktu yang sangat minim, Sean mengukir catatan waktu tercepatnya 1 menit 30,680 detik dan berada di posisi sembilan pembalap tercepat.

Gaetan Jego, Engineer tim Pertamina Arden mengatakan, Sean menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari catatan waktu yang bisa terus dia perbaiki. Hasil latihan simulator selama hampir sebulan penuh di tim Arden dan Red Bull yang dijalani Sean, lanjut Jego, memberi bekal yang positif untuk Sean.
 

Baca juga: Sean Gelael Rajin Pergi ke Gym untuk Latihan Fisik


Setelah tes pramusim di sirkuit Barcelona, para pembalap dan tim akan mendapat kesempatan sekali lagi untuk menjalani sesi tes pramusim di sirkuit Sakhir, Bahrain pada 29-31 Maret mendatang. Setelah itu, balapan musim 2017 akan dimulai di sirkuit Sakhir pada 14-16 April.



Musim ini, balapan F2 (yang namanya menggantikan GP2) diikuti sebanyak sepuluh tim dengan total 20 pembalap. Sama seperti musim sebelumnya, tahun ini balapan F2 akan berlangsung sebanyak 11 seri yang sembilan di antaranya digelar di daratan Eropa.

Balapan F2 akan berakhir di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada bulan November 2017.

Video: ?Manchester City Tersingkir dari Liga Champions
 


(ACF)