#BanggaIndonesia

Tim Pertamina Arden Siap Kerja Keras untuk Hadapi Seri Monako

Achmad Firdaus    •    16 Mei 2017 21:36 WIB
sean gelael
Tim Pertamina Arden Siap Kerja Keras untuk Hadapi Seri Monako
Aksi Sean Gelael di balapan F2 Barcelona (Foto: Dok. Sean Gelael)

Metrotvnews.com, Barcelona: Tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia menjalani balapan yang tidak ideal pada seri kedua Formula 2 di Barcelona, akhir pekan lalu. Imbasnya, dua pembalapnya, Sean Gelael dan Norman Nato gagal mendulang poin dalam dua balapan yang dijalani.

Berbagai kendala harus dihadapi Sean dan Nato sepanjang balapan. Mulai performa mobil yang tidak kompetitif, hingga faktor non teknis seperti harus penalti, menjegal ambisi kedua pembalap meraih poin di Sirkuit Catalunya, Barcelona.

"Kami memang harus bekerja keras untuk balapan di Monako. Masih banyak persoalan seperti loading clutch. Akselerasi mobil kami pun terasa kurang optimal," kata Sean. Dari dua sesi balapan, yakni Feature dan Sprint Race, Sean menyelesaikan lomba di posisi ke-15 dan 16.


(Aksi Sean Gelael saat keluar dari pit stop pada balapan F2 di Barcelona)

Hal senada juga diungkapkan Nato. Pembalap asal Prancis ini mengatakan, performa mobilnya bahkan tidak sebagus pada seri perdana di Bahrain. Di Bahrain, Nato mampu bersaing dengan pembalap lain dengan finis kedua di Feature race. Nato juga berpeluang meraih poin di sprint race, namun balapannya harus terhenti karena mobilnya tersenggol pembalap lain.
 

Baca: Tim Pertamina Arden Bakal Mengevaluasi Hasil di Barcelona


Pada balapan di Barcelona, Nato yang pada feature race start dari posisi ketujuh akhirnya harus puas finis di posisi ke-16. Sementara pada sprint race, Nato cuma bisa menyelesaikan balapan di urutan ke-13. Hasil ini cukup mengecewakan buat Nato yang pada musim lalu tampil sebagai juara pada balapan Feature di sirkuit Barcelona ini.


(Aksi Norman Nato di tengah balapan F2 Barcelona)

Balapan seri ketiga di Monako akan berlangsung pada 26-27 Mei mendatang. Sisa waktu kurang dari dua minggu cukup krusial untuk evaluasi. Balapan di Monako akan jauh lebih sulit dari balapan di Barcelona. Sirkuit jalan raya yang sempit dan tak banyak ruang untuk menyusul pebalap lain menjadi tantangan.

Hasil kualifikasi akan berperan besar untuk memperbesar peluang meraih hasil positif.

"Tentu Monako menjadi tantangan yang tak mudah. Selain performa mobil, kita juga butuh keberuntungan yang besar. Sejauh ini kami masih optimistis untuk bisa kembali mendulang poin," kata Nato.
 

Baca juga: Balapan Sulit untuk Tim Pertamina Arden


"Kami akan bekerja keras sepanjang dua pekan ini. Kita akan lihat sejauh mana hasil yang kita dapat pada balapan di Monako," timpal Gaetan Jego, Head Engineer Tim Pertamina Arden.


(Sean Gelael fokus bersiap menghadapi balapan di Barcelona)

Bagi Sean dan Nato, sirkuit Monako bukan tempat yang asing. Keduanya sudah punya pengalaman pada balapan-balapan sebelumnya. Sean juga pernah punya pengalaman yang mengesankan di sirkuit ini saat meraih poin di ajang World Series Renault 3.5. Saat itu, Sean bisa finis di urutan kedelapan meski memulai balapan dari barisan belakang.

Musim lalu, Sean yang baru pertama kali menjalani musim penuhnya di ajang GP2 yang kini berganti F2, finis di posisi ke-13 pada balapan Feature. Sementara pada balapan sprint, Sean gagal melanjutkan balapan karena mobilnya melintir di tikungan pertama. Adapun Nato, sukses naik podium kedua pada balapan Feature dan finis keenam pada balapan Sprint.

Kenali Sean Gelael lebih dekat melalui website www.sean-gelael.com, Twitter, Facebook, dan Instagram. Tonton juga aksinya via channel Youtube.
 
Website:
www.sean-gelael.com
 
Twitter:
https://twitter.com/gelaelized
https://twitter.com/TeamJagonyaAyam
 
Facebook:
https://www.facebook.com/gelaelized
https://www.facebook.com/IDSeanGP/
 
Instagram:
instagram @gelaelized
instagram @teamjagonyaayam
 
Channel Youtube:
Youtube IDseangp & Ride Wit Me

Video: ?Lewis Hamilton Cetak Juara di GP Spanyol



(ACF)