Asian Games 2014

Gagal ke Final, Praveen/Debby Sumbang Perunggu

   •    28 September 2014 12:19 WIB
asian games 2014
Gagal ke Final,  Praveen/Debby Sumbang Perunggu
Aksi Praveen Jordan dan Debby Susanto saat berhadapan dengan Zhang Nan/Zhao Yunlei di semifinal Asian Games 2014 (Foto: AFP PHOTO/ROSLAN RAHMAN)

Metrotvnews.com, Incheon: Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto harus mengakui ketangguhan pasangan peringkat satu dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok pada babak semifinal Asian Games 2014. Lewat perjuangan yang patut mendapat acungan jempol, Praveen/Debby dipaksa takluk 19-21 dan 17-21.

Praven/Debby mengawali set pertama dengan percaya diri. Pasangan peringkat 19 dunia ini sempat memimpin di awal dengan unggul jauh atas Zhang/Zhao 9-5.

Namun juara Olimpiade 2012 itu merusak konsentrasi Praveen/Debby dan perlahan menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Usai turun minum, pasangan Tiongkok tidak membiarkan Praveen/Debby unggul. Zhang/Zhao langsung menyalip pasangan Indonesia 16-15.

Gantian pasangan Tiongkok yang memimpin jalannya pertandingan, Zhang/Zhao berbalik unggul 19-16. Praveen/Debby sempat menempel 19-20 namun Zhang/Zhao menutup set pertama dengan kemenangan 21-19 atas Praveen/Debby.

Di set kedua, Zhang/Zhao langsung menguasai jalannya pertandingan dan semakin intens melakukan serangan. Alhasil, Praven/Debby tertinggal 8-3.

Beberapa kali pelatih memberi instruksi di seberang lapangan kepada Praveen/Debby. Perlahan, gantian pasangan Indonesia yang menyamakan kedudukan. Praveen/Debby menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Sama seperti di set pertama, kedua pasangan bertarung sengit, beberapa kali baik Praveen/Debby maupun Zhang/Zhao bertarung ketat di depan net.

Zhang/Zhao yang lebih berpengalaman tidak membiarkan pasangan Indonesia untuk unggul. Praveen/Debby hanya berhasil menempel di poin 17-18 dari Zhang/Zhao. Poin Praveen/Debby tertahan di angka 17 dan Zhang/Zhao meraih empat poin berturut-turut dan menutup set kedua sekaligus melaju ke babak final dengan 21-17.

Dengan demikian, Praveen/Debby harus puas hanya menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Meski demikian, Indonesia masih bisa berharap pada pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang hingga berita ini diturunkan masih bertarung ketat dengan musuh bebuyutannya Xu Chen/Ma Jin (Tiongkok) untuk memperebutkan tiket final melawan Zhang Nan/Zhao Yunlei. (Satria Putra)


(ACF)