SEA Games 2017

Gagal Tes Doping, Peloncat Indah Malaysia Menunggu Hasil Sampel B

A. Firdaus    •    05 Oktober 2017 09:16 WIB
sea games 2017
Gagal Tes Doping, Peloncat Indah Malaysia Menunggu Hasil Sampel B
Venue Aquatic di Malaysia (Foto: Straits TImes)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Atlet loncat indah Malaysia yang dikabarkan gagal tes doping kini berharap hasil tersebut salah. Kini ia menunggu tes sampel B yang akan diuji di New Delhi.

Seperti diketahui, salah satu atlet putri Malaysia yang belum disebutkan namanya, gagal tes doping selama mengikuti ajang SEA Games (KL2017) lalu.

Ketua komite medis Sea Games (SEAGF) Datuk Dr Surendar Singh Cheema melemparkan kasus ini kepada atlet yang bersangkutan. Jika ia ngotot hasil awal tak benar, maka sang atlet berhak mengawal uji coba sampel B yang berlangsung di India.

Klik di sini: Indonesia Berpeluang Besar Gelar Kejuaraan Reli Dunia

"Ini adalah prosedur yang sangat sederhana. Saat kami mendapatkan hasil sampel atlet, kemudian surat dikirim, dan menasehati atlet pada latihan berikutnya," ujar Surendar seperti dilansir New Straits Times.

"Sekarang jika atlet telah memutuskan untuk tidak berada di sana (New Delhi), maka itu akan menjadi proses yang sangat lurus ke depan, tapi ketika atlet memilih hadir untuk mengamati bagaimana sampel B diuji, maka masing-masing pihak harus setuju pada hasil," terangnya.

Surender menambahkan kalau sang atlet diperbolehkan membawa pendamping. Biasanya dibutuhkan waktu dua sampai empat hari dari tes tersebut untuk mendapatkan hasil.

Klik di sini: Girboks Masih Berfungsi, Vettel Terhindar dari Penalti di GP Jepang

"Sejauh menyangkut kasus ini, atlet telah mengajukan permintaan agar sampel B diuji, dan sekarang kami hanya menunggu tanggal pengujian dari laboratorium," jelas Surendar.

Jika hasilnya juga positif, maka sang atlet akan kehilangan medali emas yang dimenangkannya pada SEA Games lalu, di mana Malaysia meraih juara umum dengan memboyong total 145 emas.

Kasus ini menjadi pukulan telak buat Dewan Olahraga Nasional (NSC) yang sebelumnya menyebut dengan yakin kalau tidak ada atlet tuan rumah yang gagal dalam tes doping.

Klik di sini: Halep Paksa Sharapova Bertekuk Lutut di Tiongkok Terbuka

Kepala Unit Anti-Doping Malaysia (Adamas) S. Nishel Kumar mengatakan kalau mereka telah melakukan beberapa penyuluhan kepada atlet, untuk menghindari obat atau zat yang dilarang.

"Bersama NSC, kami telah melakukan uji coba, seminar dan lebih banyak lagi untuk semua atlet yang terlibat dalam SEA Games. sejak Oktober tahun lalu," jelas Nishel.

"Ini adalah pertanyaan yang sangat sulit, karena kami melakukan tes kami secara berurut. Atlet tersebut bisa mengkonsumsi zat terlarang setelah melakukan pengujian negatif," terangnya.

Dapat dimengerti bahwa stimulan akan berada di dalam tubuh setidaknya dua hingga tiga minggu. Sementara zat yang lebih kuat seperti Streroid bisa tinggal lebih lama lagi. (New Straits Times)

Indonesia Peringkat Tiga Kejuaraan Dunia Wushu 2017
 


(FIR)