Proliga 2017

Tim Putri Jakarta Elektrik PLN Tundukkan PGN Popsivo Polwan

Pythag Kurniati    •    08 April 2017 14:37 WIB
proliga
Tim Putri Jakarta Elektrik PLN Tundukkan PGN Popsivo Polwan
Perwakilan Jakarta Elektrik PLN. (Foto: Mtvn/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Tim voli putri Jakarta Elektrik PLN memetik kemenangan atas Jakarta PGN Popsivo Polwan pada pertandingan pembuka babak final four Proliga 2017 di GOR Sritex Arena, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 7 April 2017. Jakarta Elektrik PLN unggul dengan skor 3-1.

Di awal set, Amalia Fajrina dan kawan-kawan sempat mengungguli Jakarta Elektrik PLN  dengan angka 22-25 pada set pertama. Namun di set selanjutnya, Aprilia Manganang dan rekan-rekannya membalikkan keadaan.

Pertarungan kedua tim di GOR Sritex Arena berlangsung ketat dan diwarnai smash keras. Pada set-set  selanjutnya Yolanda Betha, Aprilia, dan Berlian Marsheilla terus melakukan perlawanan. Jakarta Elektrik PLN menutup empat set pertandingan dengan skor 22-25, 25-18, 25-17, dan 25-18.

Meski berlangsung ketat, kedua tim mengaku belum bisa bermain maksimal lantaran persoalan teknis. Asisten Pelatih Jakarta Elektrik PLN Abdul Munif mengatakan timnya tidak bermain optimal karena kondisi lapangan licin.

Baca: Tontowi/Liliyana Disingkirkan Pasangan Tiongkok


"Kondisi lapangan licin anak-anak tak bisa maksimal. Passing pun kurang maksimal," ujar Munif saat menggelar jumpa pers di GOR Sritex Arena, Jumat (7/4/2017). 

Sementara pemain Jakarta Elektrik PLN, Berlian Marsheilla menjelaskan banyak strategi tim yang tidak bisa diterapkan karena licinnya lapangan. "Dari awal pemain kaget karena lapangan licin,  enggak bisa buat move. Kami lalu akali mulai dari memasang taping hingga pasang paku di sepatu segala macam untuk mengakali," tutur Berlian.

Baca: Hadapi Lin Dan, Jonatan Christie Gugur di Perempat Final


Hal tersebut dibenarkan oleh kubu lawan, Jakarta PGN Popsivo Polwan. "Dari awal, Elektrik PLN bisa menguasai lapangan, dia bisa vertical jump dan rata-rata tipe pemain kita dengan awalan, sehingga kesulitan," ungkap pelatih PGN Popsivo Polwan, Eko Waluyo.

"Dua tim mungkin terlalu kepikiran sama lapangan. Bola yang harusnya diambil karena licin jadi enggak bisa. Kalau untuk serangan, lantai licin jelas mempersulit pemain kita," tutup pemain PGN Posivo Polwan Novita Dinda.

Video: Persiapan Klub Jelang Kick Off Liga 1



(ASM)