Pembalap Kuwait-Cartucho.es Juara Etape 1 Tour de Banyuwangi-Ijen

Tri Kurniawan    •    27 September 2017 17:36 WIB
itdbi banyuwangi banyuwangi
Pembalap Kuwait-Cartucho.es Juara Etape 1 Tour de Banyuwangi-Ijen
Pemenang etape 1 Tour de Banyuwangi-Ijen.

Metrotvnews.com, Banyuwangi: Davide Rebellin, pembalap Kuwait-Cartucho.es menjuarai etape 1 ajang balap sepeda International Tour de Banyuwangi-Ijen (ITdBI) 2017. Ia juga berhak mengenakan jersey polkadot sebagai tanda raja tanjakan dan jersey hijau karena berhasil menjadi sprinter terbaik.

Rebellin, pembalap berusia 46 tahun asal Italia, mencapai garis finish dengan catatan waktu 3:20:18 atau selisih 1 menit 35 detik dari posisi kedua yang ditempati Drew Morey (Terengganu Cycling Team). Di posisi ketiga ada Marcus Culey yang tergabung dalam St. George Continental Cycling Team.


Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menyerahkan jersey kuning kepada Davide Rebellin sebagai tanda pemenang etape.

Rebellin baru kali ini mengikuti ITdBI. Namun, Rebellin tidak menemui kendala berarti di etape 1, karena menurutnya karakteristik lintasan di ITdBI mirip dengan balapan klasik di Eropa yang sering ia ikuti.

"Saya menyerang pada 20 kilometer terakhir dan saya senang bisa memenangkan balapan hari ini. Tanjakannya sesuai dengan karakter saya" kata Rebellin sebelum naik podium di sekitar kantor bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu 27 September 2017.


Pembalap melintasi etape 1 Tour de Banyuwangi-Ijen 2017.

Etape 1 menempuh jarak sejauh 137,7 kilometer. Garis start ada di Pasar Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, sedangkan finish di kantor bupati Banyuwangi.

Hingga menjelang tanjakan atau king of mountain (KOM) masih terdapat tiga rombongan besar. Namun, saat KOM di Pakel atau kilometer 115,3, pembalap mulai terpencar.

Di sana, Rebellin berhasil menyalip sembilan pembalap yang memisahkan diri dari rombongan (breakaway). Sembilan pembalap, di antaranya juara bertahan Jai Crawford, tak mampu mengejar Rebellin.

Di etape kedua, Kamis 28 September, Rebellin akan lebih menghemat tenaga. Ia fokus ke etape 3 yang lintasannya jauh lebih menantang. Lintasan etape kedua sejauh 180,9 kilometer, mulai dari Dusun Kakao Glenmore hingga kantor bupati Banyuwangi.

Sedangkan etape 3 pembalap akan berangkat dari Muncar menuju Paltuding di Gunung Ijen. Jarak tempuh lebih pendek dari etape 1 dan 2 atau 116,3 kilometer, namun kemiringan tanjakan menuju Gunung Ijen mencapai 45 derajat, terekstrem di Asia.

Menurut Rebellin, etape 3 berbeda dengan karakternya. Meski demikian, ia tidak khawatir, karena memiliki tim dan dukungan yang baik. "Saya akan berusaha keras untuk tampil sebaik-baiknya di sana."

Aiman Cahyadi, pembalap Team Sapura Cycling, juga berhak berdiri di podium dan mengenakan jersey merah putih. Ia menjadi pembalap Indonesia terbaik di etape 1 dengan selisih 19 detik dari Jamal Hibatullah, pembalap KFC Cycling Team. Dalam kategori individual general classification, Aiman di urutan keempat.

Dia mensyukuri raihan di etape 1. Di etape 2, Aiman akan mempertahankan posisi untuk hasil maksimal di etape 3. "Stage 3 target saya juara," tegas Aiman.

Penyerahan hadiah disaksikan masyarakat Banyuwangi dan beberapa turis asing. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemenang 1, 2, dan 3, dipakaikan topi adat Banyuwangi. Empat siswi SMA 1 Banyuwangi mengenakan Gandrung, pakaian adat Banyuwangi, dipercaya terlibat saat penyerahan hadiah.

 


(TRK)