PON 2016 Jawa Barat

Menpora Minta Insiden Kericuhan Polo Air PON Diusut Tuntas

Alfa Mandalika    •    20 September 2016 12:54 WIB
pon 2016
Menpora Minta Insiden Kericuhan Polo Air PON Diusut Tuntas
Imam Nahrawi. (Foto: Ant/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Insiden tak terpuji terjadi pada pertandingan cabang olahraga Polo Air PON XIX/2016. Ya, sempat terjadi kericuhan antara tim polo air Jawa Barat kontra Sumatera Selatan pada babak semifinal, Senin 19 September.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat kedua tim saling baku hantam di kolam renang. Bahkan, kericuhan sampai merembet ke tribun penonton yang juga melibatkan pria berseragam militer.

Kejadian itu langsung ditanggapi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Ia pun meminta penjelasan kepada PB PON dan KONI Pusat dan mendesak untuk mengusut tuntas kejadian itu.

"Saya minta kepada PB PON dan KONI Pusat untuk mengusut tuntas peristiwa pemukulan yang terjadi di arena Polo Air di PON Jabar kemarin, sungguh memalukan, yang mestinya beradu prestasi malah emosi yang nampak. Sudahi, sudahi, cara-cara yang tidak bermartabat ini," kata Imam dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (20/9/2016).

Baca: Jadwal Perebutan Medali PON 2016 Hari Ini

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga berharap pihak keamanan tidak terpancing emosi. Lalu, kepada wasit dan juri, Menpora meminta bersikap jujur dan adil.

"Kepada aparat keamanan saya minta untuk mengendalikan diri dan jangan mudah terpancing dan emosional. Kepada suporter dan yang terlibat dalam peristiwa itu ayo kendalikan diri dan jangan cederai ajang prestasi ini," sambung Imam.

Baca: Sementara, Tim Bulu Tangkis Jateng Ungguli Sumut

"Kepada hakim, wasit dan juri, bertindaklah adil, jujur dan sportif, jangan berpihak pada siapapun kecuali kepada kejujuran, kebenaran dan keadilan, sudahi keberpihakan yang dicurigai menguntungkan provinsi tertentu. Ayo bertindak arif, bijak dan menguntungkan prestasi nasional atlet kita," tegas Imam.

Video: Kericuhan Terjadi di Arena Polo Air PON XIX 




(ASM)