PON 2016 Jawa Barat

KONI: Penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat Sukses

Ahmad Rofahan    •    23 September 2016 00:10 WIB
pon 2016
KONI: Penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat Sukses
Ketua KONI Cirebon Chandra Lukita (baju hijau), Waketum KONI Pusat Dody Usodo (baju putih) dan Kepala Staf Kodim Mayor (inf) Deni Oktavian saat melihat perolehan medali di Media Center Cirebon.(Foto: MTVN/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Dody Usodo Hargo, menganggap penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat, berjalan dengan sukses. Menurutnya kesuksesan tersebut terlihat dari tidak adanya cabang olahraga PON yang tidak dilaksanakan.

“Semuanya terlaksana, menurut saya itu sukses,” kata Dody saat mengunjungi Media Center di Cirebon, Kamis (22/09/2016).

Banyaknya protes yang dilakukan sejumlah ofisial dan pemain pada penyelenggaraan PON, menurutnya hal tersebut merupakan dinamika pertandingan. Tidak ada sama sekali tujuan menguntungkan Jawa Barat sebagai tuan rumah.

“Kalau ada yang protes, ya wajar. Makanya kita bentuk dewan hakim, itukan fungsinya untuk melayani jika ada kontingen yang melayangkan protes,” kata Dody.

(Baca juga: Kerap Terjadi Kericuhan, Menpora Evaluasi PON 2016)

Ia juga meminta masyarakat melihat beberapa permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan PON ini secara utuh. Dody menganggap, aturan yang sudah ditetapkan panitia pelaksana sudah jelas, sehingga para peserta juga harus mengikuti aturan yang ada.

Pada kesempatan tersebut, Dody juga menyampaikan ada dua venue yang pengamanannya ditambah. Yaitu bulu tangkis dan renang indah. Intruksi penambahan keamanan pada hari ini tersebut, karena untuk mengantisipasi adanya kericuhan di dua cabor tersebut. 

Pengamanan yang ditempatkan itu fungsinya bukan hanya menghalau penonton yang membuat keributan, namun juga mengantisipasi adannya protes secara berlebihan.

Sementara soal penambahan keamanan di cabor bulu tangkis karena bertemunya kontingen asal Pulau Jawa, yang menurutnya berpeluang lolos ke final dan cukup riskan terjadinya gesekan.

“Apalagi Sporthall Bima ini kecil, sedangkan animo masyarakatnya cukup tinggi,” ujar Dody.
 
Video: KONI Sayangkan Keberpihakan Wasit pada Tuan Rumah


(RIZ)