Menang di WTA Finals, Wozniacki Gantung Raket Selama Sebulan

Kautsar Halim    •    31 Oktober 2017 19:27 WIB
tenis
Menang di WTA Finals, Wozniacki Gantung Raket Selama Sebulan
Selebrasi Caroline Wozniacky saat memastikan kemenangan di ajang WTA Finals. (AFP PHOTO / ROSLAN RAHMAN)

Metrotvnews.com, Singapore City: Petenis putri ranking tiga dunia Caroline Wozniacki benar-benar ingin merayakan kemenangan di ajang WTA Finals. Oleh karena itu, ia bertekad menghabiskan waktu untuk berlibur selama sebulan penuh.

Wozniacki memastikan gelar WTA Finals setelah menaklukkan Venus Williams pada laga pamungkas yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Minggu 29 Oktober. Laga itu sukses ditutup Wozniacky dengan skor, 6-4 dan 6-4.


Klik: Mundur dari Paris Masters, Federer malah Pecahkan Rekor


Pertandingan WTA Finals memang tidak terlalu sulit diarungi Wozniacki. Namun, musim ini terasa berat karena petenis putri Denmark itu hanya memenangkan dua event saja dalam event WTA. Selain WTA Finals, Wozniacky juga menjadi yang terbaik di ajang Toray Pan Pacifik Open.


Klik: Ucapan Selamat Rosberg untuk Hamilton


Karena sulitnya melakoni musim 2017, tak heran jika akhirnya Wozniacki memutuskan untuk beristirahat selama sebulan. Besar kemungkinan, momen relaksasinya petenis yang baru berusia 27 tahun itu akan dihabiskan di pantai.

"Saya mengakhiri musim ini dengan bangga. Sekarang waktunya berlibur, nikmati waktu dan beristirahat. Ini adalah tahun yang panjang tapi tetap menyenangkan bagi saya. Akhirnya, saya bisa menggambar di pasir pantai dan itu adalah satu hal yang hebat," ujar Wozniacki.

"Saya tetap mempersiapkan diri untuk menyambut musim depan dalam satu bulan ke depan. Tapi untuk saat ini, saya tidak akan menyentuh raket selama empat minggu (sebulan)," tambahnya.

Wozniacki terbilang mengalami penurunan performa karena finis di ranking tiga pada musim ini. Pasalnya selain hanya memenangkan dua event WTA, ia juga pernah mengisi ranking satu dunia pada Oktober 2010. Sejak saat itu, prestasi menjadi petenis terbaik dunia belum pernah terulang lagi. (tennisworldusa)

 


(KAU)