Menko PMK Ajak Masyarakat Gaungkan Asian Para Games 2018

M Studio    •    06 September 2018 06:01 WIB
berita kemenko pmk
Menko PMK Ajak Masyarakat Gaungkan Asian Para Games 2018
Menko PMK Puan Maharani membuka Pawai obor Asian Para Games 2018 dan Festival Paralympic 2018 (Foto:Dok)

Solo: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani membuka Pawai obor Asian Para Games 2018 dan Festival Paralympic 2018, di Balaikota, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 5 September.

Pawai api obor Asian Para Games 2018 akan memulai perjalanannya menuju delapan kota di Indonesia. Menko PMK mengajak masyarakat untuk mendukung sukses pelaksanaan Asian Para Games.
"Gotong-royong dari kita semua tentu saja akan bisa menyemarakkan, dan membuat sukses penyelenggaraan serta sukses prestasi dari Asian Para Games," ujar Menko PMK.

Menko PMK juga mengingatkan masyarakat mengenai ajang festival Paralympic yang dilaksanakan pada 7 September. Diharapkan acara ini ikut menyemarakkan, mempromosikan, dan menyosialisasikan Asian Para Games 2018.

Pada Asian Games 2018, Indonesia menduduki peringkat ke-4 dengan perolehan 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu. Setelah Asian Games 2018, Indonesia akan melaksanakan Asian Para Games 2018 pada 6 oktober-13 oktober.

"Dengan jarak waktu yang pendek, kurang lebih 30 hari lagi, kita bisa melaksanakan Asian Para Games. Sukses Asian Games tentu saja insha Allah akan disertai sukses Asian Para Games," ujar Menko PMK.

Sebelumnya, Menko PMK menerima Lentera Api dari atlet para atletik, Rizal Bagus, yang kemudian dibawa Menko PMK untuk diserahkan kepada Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Solo menjadi Kota pertama yang dilalui dalam Pawai obor Asian Para Games 2018.

Turut hadir pada acara tersebut Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Senny Marbun.

Pawai api obor Asian Para Games 2018 akan melewati delapan kota di Indonesia. Dimulai dari Mrapen-Solo, Ternate, Makassar, Bali, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang, dan berakhir di Jakarta pada 6 Oktober.


(ROS)