Jelang Asian Games 2018

Musik dan Keluarga Jaga Semangat Bertanding Triyaningsih

Kautsar Halim    •    10 Agustus 2018 23:46 WIB
asian games 2018DutaSuporterID
Musik dan Keluarga Jaga Semangat Bertanding Triyaningsih
Triyaningsih. (Foto: Medcom/Tesar)

Jakarta: Triyaningsih tidak hanya mempersiapkan fisik yang prima saja untuk mengarungi Asian Games 2018. Pikiran dan mental yang sehat juga selalu ia pertahankan agar bisa fokus bertanding.
 
Triyaningsih merupakan salah satu pelari putri terbaik Indonesia. Dia sudah mengoleksi 10 medali emas lewat ajang SEA Games di sepanjang 2007 hingga 2015. Selain itu, Triyaningsih juga masih berstatus sebagai pemilik rekor nasional dan Asia Tenggara.

Meski punya segudang prestasi, Triyaningsih tetap harus menjalani pelatnas dengan serius. Salah satunya dengan meningkatkan VO2 Max di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Klik: Registrasi Final Penggawa Timnas U-23 untuk Asian Games 2018
 
Dukung @triya_ningsih di Asian Games 2018. Jangan lewatkan aksinya saat tampil di cabang olahraga atletik nomor marathon . . . . . . #atletikindonesia #triyaningsih #jelangasiangames2018 #marathon #suporterindonesia #indonesiabisa
A post shared by Medcom_olahraga (@medcom_olahraga) on Aug 10, 2018 at 8:45am PDT

Namun kini, hari-hari berat Triyaningsih di pelatnas sudah selesai. Persiapannya hanya tinggal menjaga kebugaran sampai dengan Asian Games bergulir beberapa hari lagi.
 
Namun, untuk melewati pelatnas tersebut dengan mantap. Triyaningsih mengaku punya cara tersendiri.
 
"Saya suka dengarkan musik bukan untuk mengurangi beban ketika latihan atau bertanding. Soalnya, itu sudah hobi. Jadi, itu dilakukan agar bisa lebih enjoy menjalaninya saja," ujar Triyaningsih kepada Medcom.id.
"Kemudian, saya juga enggak bertemu pacar atau pasangan. Paling, bertemu keluarga saja untuk minta doanya," tambah wanita berusia 31 tahun tersebut.

Klik: Triyaningsih tidak Mengincar Medali Asian Games 2018

Triyaningsih akan memainkan nomor marathon di ajang Asian Games 2018. Selain menjalani pelatnas di Pangalengan yang minim persediaan oksigen, atlet kelahiran Semarang itu juga sempat melakoni dua turnamen uji coba di Australia dan Amerika Serikat.

Triyaningsih juga cukup disegani di kawasan Asia Tenggara karena punya koleksi 10 emas dari sepanjang perhelatan SEA Games 2007 hingga 2015. Selain itu, dia juga masih berstatus sebagai pemegang rekor nasional dan Asia Tenggara.
 



(KAU)