Etape 3 Tour de Banyuwangi-Ijen, dari Laut ke Gunung

Tri Kurniawan    •    29 September 2017 08:57 WIB
itdbi banyuwangi
Etape 3 Tour de Banyuwangi-Ijen, dari Laut ke Gunung
Sejak pagi masyarakat memadati Pelabuhan Muncar, Banyuwangi, yang menjadi titik start pada etape 3 Tour de Banyuwangi-Ijen (ITdBI) 2017 (Foto:Metrotvnews.com/Tri Kurniawan)

Metrotvnews.com, Banyuwangi: Etape 3 Tour de Banyuwangi-Ijen (ITdBI) 2017 mengambil titik start dari Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. Bagi para nelayan di Banyuwangi, pelabuhan ini sangat bersejarah.

Beberapa tahun lalu, tempat pelelangan ikan di Pelabuhan Muncar termasuk yang terbesar di Asia. Kebanyakan warga Kecamatan Muncar mengadu nasib dari aktivitas di pelabuhan ini.

Suhadi, 60, warga Desa Sampangan, Kecamatan Muncar, mengatakan pada rentang tahun 1990 hingga 2000-an, nelayan besar bisa menangkap ikan lebih dari 30 ton setiap sekali melaut. Kondisi berbeda terjadi saat ini. Satu setengah tahun terakhir, pendapatan nelayan berkurang drastis.

"Saya tidak tahu pasti penyebabnya, mungkin karena cuaca. Setelah Agustus memang ada, tapi sedikit," kata Suhadi yang sejak remaja menjadi nelayan, saat ditemui Metrotvnews.com, di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat 29 September 2017.


(Foto:Metrotvnews.com/Tri Kurniawan)

Tiga tahun belakangan, menurut Suhadi, pemerintah sangat memerhatikan infrastruktur di Pelabuhan Muncar. Jalan dan tempat pelelangan ikan dibangun.

Suasana Pelabuhan Muncar turut dinikmati oleh para pembalap. Bob Wubben, pembalap asal Belanda yang tergabung dalam CCN Cycling Team mengatakan, mungkin hanya di Banyuwangi balapan yang dimulai dari tepi laut. "Saya menyukai ini. Ini luar biasa," ujar Bob.


Bob Wubben, pembalap asal Belanda yang tergabung dalam CCN Cycling Team, berfoto bersama warga setempat (Foto:Metrotvnews.com/Tri Kurniawan)

Garis start berlatar belakang ratusan perahu nelayan berbendera Indonesia. Semakin menarik karena perahu-perahu penuh dengan ukiran.

Setiap nelayan memiliki 2 perahu, laki-laki dan perempuan. Perahu laki-laki untuk menjaring ikan, sedangkan perahu perempuan untuk menampung ikan. Di Banyuwangi, sepasang perahu disebut "selerek."

Saat start, seperti dua etape sebelumnya, ada penampilan seni dan budaya dari siswa taman kanak-kanak. Sejak pagi, masyarakat berkumpul di pinggir jalan untuk menyambut pembalap.

Sekitar pukul 08.00 WIB, pembalap berangkat menuju garis finish di Gunung Ijen, ketinggian 1.880 meter di atas permukaan laut. Jarak tempuh dari Pelabuhan Muncar ke Gunung Ijen diperkirakan 2 jam 51 menit.


(ROS)