INASGOC, Asian Games 2018

INASGOC Ingatkan Relawan soal Merokok Sembarangan

Riyan Ferdianto    •    13 Februari 2018 10:04 WIB
asian games 2018
INASGOC Ingatkan Relawan soal Merokok Sembarangan
Ketua Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir (kiri) didampingi Wakil Ketua Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan 18th Asian Games Invitation Tournament di Main Press Center, Jakarta, Jumat (9/2). ANTARA

Jakarta: Panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC mengingatkan kepada relawan yang bertugas selama test event Asian Games 2018 untuk tidak merokok sembarangan. Pasalnya, hal tersebut bisa merusak jalannya kegiatan. 

"Kalau diingatkan tidak bisa, saya menyarankan untuk mencabut ID card relawan yang merokok sembarangan. Selanjutnya tidak direkomendasikan untuk jadi relawan Asian Games 2018," kata Director Arrival, Logistic and Hospitality INASGOC Indra Gamulya.

Menurut dia, selama test event Asian Games 2018 pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan relawan yang sembarangan merokok. Bahkan ada satu relawan yang sampai dua kali diperingatkan. Kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu.

Selama test event ini memang mulai diaplikasikan beberapa aturan termasuk larangan merokok di beberapa titik, terutama di komplek Gelora Bung Karno yang menjadi lokasi empat cabang olahraga yaitu atletik, bola voli, panahan, dan basket.

Klik di sini: Gemilang di BATC, Menpora Siap Guyur Bonus Rp5 Miliar

Tidak hanya merokok, INASGOC juga sudah mencoba mengurangi emasi gas buang kendaraan dengan meminimalisir jumlah kendaraan bermotor yang masuk komplek stadion. Untuk masyarakat, media maupun petugas disarankan menggunakan shuttle bus yang disiapkan.

"Area stadion harus clear dari emisi gas buang. Kita terus berusaha mencoba mengaplikasikan meski belum bisa dilakukan sepenuhnya," kata Indra menambahkan.

Selain mengingatkan soal merokok, INASGOC juga terus memantau kendaraan yang parkir di areal stadion maupun kantor INASGOC yang berada di Senayan. Kendaraan yang parkir dilarang menyalakan mesin. Mesin menyala hanya saat akan mengantarkan penumpang.

"Banyak kendaraan yang mesinnya menyala meski parkir. Saya cek ternyata sopirnya tidur di dalam. Kondisi ini tidak tepat. Makanya setelah itu kami memanggil koordinator sopir agar memberi pengarah. Saat ini sudah bagus," kata Indra dengan serius.

Pada turnamen ujicoba Asian Games 2018, semua hal pendukung pelaksanaan kejuaraan empat tahunan itu dicoba. Masukan dari masyarakat maupun media sangat ditunggu demi suksesnya Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, 18 Agustus mendatang. (ANT)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Debut Manis Andik Vermansyah Bersama Kedah FA


(KRS)