PON 2016

Ketum KONI DKI Jakarta: Suporter Tuan Rumah Mesti Diedukasi!

Kautsar Halim    •    21 September 2016 11:22 WIB
pon 2016
Ketum KONI DKI Jakarta: Suporter Tuan Rumah Mesti Diedukasi!
Pengalungan Medali Polo Air untuk tim putra DKI Jakarta (Foto: Kautsar Halim/Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian mengaku sedikit kecewa dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jawa Barat (Jabar). Ia menyayangkan perilaku suporter tuan rumah yang seakan-akan memecah belah persatuan bangsa.

PON 2016 Jabar sudah memasuki hari kesembilan pada Rabu, 21 September. Dalam kurun waktu itu, sejumlah dinamika sempat tercipta dan salah satu adalah lewat antusias suporter tuan rumah yang melampaui batas.

Seperti dijelaskan Ervian, pihaknya cukup kecewa ketika melihat antusias suporter tuan rumah dalam final polo air. Dalam laga yang mempertandingkan Jawa Barat kontra DKI Jakarta itu, para suporter tuan rumah terbukti memberikan dukungan dengan yel-yel yang bersifat intimidasi, serta sempat mengganggu jalannya laga dengan melempar benda-benda asing ke kolam renang.

(Baca Juga: Berjalan Aman, Tim Polo Air DKI Jakarta Taklukkan Jabar di Final)

"Evaluasi dari kami, untuk penyelenggara maupun tuan rumah kami minta supaya saudara-saudara kami yang bertindak sebagai suporter mesti diedukasi. Jadi, jangan sampai ada kata-kata yang mengancam atau makian ketika memberikan dukungan. Masa, sampai ada yel-yel yang bilang DKI dibunuh saja," kata Ervian kepada wartawan di GOR Si Jalak Harupat).

"Ini yang bertanding saudara semua. Memang apa bedanya, DKI, Jabar, Sumsel? semuanya sama-sama orang Indonesia juga. Apa yang dipermasalahkan. Kenapa dari pembinaan di sini enggak bisa mengedukasi suporter sehingga mereka menjadi tuan rumah yang lebih baik," tambahnya.

(Baca Juga: Jadwal Perebutan Medali PON 2016 Hari Ini)

Final polo air antara Jakarta kontra Jabar rentan kericuhan karena adanya aksi anarkis yang terjadi sehari sebelumnya. Seperti diketahui, pihak TNI wilayah setempat dianggap telah menganiaya kontingen DKI Jakarta karena telah melempar botol dalam pertandingan Jabar kontra Sumatera Selatan.

Imbas hal tersebut, jalannya final sempat mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian maupun TNI. Kemudian, tribun suporter untuk DKI Jakarta juga terpaksa dipisahkan dan dipersempit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beruntung, DKI Jakarta masih tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 14-9.

"Alhamdulillah, wasit asing tadi bisa membuat jalannya laga lebih objektif. Meski mendapat tekanan sedemikian rupa, mental anak-anak DKI tadi benar-benar luar biasa. Alhamdulillah, pertandingan bisa berjalan lancar dan aman. Kami semuanya menyaksikannya dengan puas," tutup putra keempat Oesman Sapta Odang tersebut.

Seremoni pengalungan medali emas tim polo air DKI Jakarta pada PON 2016 Jabar:
 



(FIR)

Jabar Tambah Emas Lewat Voli Putri

Jabar Tambah Emas Lewat Voli Putri

32 minutes Ago

Metrotvnews.com, Bandung: Jawa Barat berhasil menambah perolehan medali emas setelah tim bola v…

BERITA LAINNYA