Rancang Atlet Berpestasi, Kejuaraan Renang PSC 2018 Resmi Digelar

Rendy Renuki H    •    08 November 2018 19:34 WIB
olahragarenang
Rancang Atlet Berpestasi, Kejuaraan Renang PSC 2018 Resmi Digelar
Suasana kejuaraan renang Pari Sakti Cup (Foto: medcom.ic/Rendy Renuki H))

Jakarta: Cabang olahraga renang nasional seolah mati suri sejak 20 tahun terakhir, termasuk di Asian Games 2018 yang nihil medali. Hal itu membuat salah satu klub renang Tanah Air, Pari Sakti, menggelar kejuaraan Pari Sakti Cup (PSC) 2018 demi merangsang perenang nasional menatap prestasi di Olimpiade Tokyo 2020.

Kejuaraan yang digelar di Stadion Akuatik GBK pada 8-10 November ini melombakan sejumlah nomor dari beberapa kelompok usia. Ajang yang menggandeng Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) diharapkan bisa memunculkan bibit perenang di kemudian hari.

Maklum saja, prestasi renang Indonesia masih jauh tertinggal Singapura yang bisa berjaya di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu lewat Joseph Schooling. Indonesia terakhir mendapat medali di cabor renang pada Asian Games Beijing 1990 lewat Richard Sambera yang meraih perunggu.
 

Baca: Pembalap Australia Tercepat di Etape 5 TdS 2018


"Oleh karenanya, lewat Pari Sakti Cup ini kita perlahan bersama-sama mulai dari bawah menciptakan kompetisi dan pembinaan atlet yang berkualitas sejak dini," kata Ketua Dewan Pembina PSC 2018, Kiki Taher, Kamis 8 November.

"Kalau Singapura saja negara kecil bisa melahirkan Schooling sebagai juara olimpiade, Indonesia sebagai negara kepulauan besar seharusnya bisa melebihi itu," sambungnya.

Sementara, Ketua Panitia PSC 2018, Akbar Nasution, menjelaskan kejuaraan ini diikuti oleh total 520 perenang. Jumlah tersebut terbagi dari perenang putra-putri dari 43 klub renang di seluruh Indonesia.

"Sejak digagas almarhum ayah saya, Radja Nasution, Pari Sakti Cup memang ingin menghadirkan kompetisi selayak mungkin dan bisa dijadikan parameter bagi kompetisi renang lainnya," ujar mantan perenang nasional tersebut.
 

Baca juga: Owi/Butet Melenggang ke Perempat Final


PSC 2018 memperlombakan 182 nomor pertandingan untuk memperebutkan 182 medali, 12 trofi untuk perenang terbaik, dan sebuah Piala Indonesia-1 untuk klub terbaik. Perlombaan ini juga akan memperebutkan hadiah uang tunai Rp12 juta untuk biaya pembinaan klub bagi perenang terbaiknya.

Ajang ini dibuka langsung Deputi Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida yang mewakili Menko Puan Maharani. Ia berharap ajang yang rutin diadakan tiap tahun oleh Pari Sakti ini bisa diikuti klub-klub renang nasional lainnya.

"Renang belum mendapatkan medali di Asian Games 2018. Ke depan, PRSI bisa memberdayakan klub-klub renang supaya bisa berprestasi lewat kompetisi dan pembinaan seperti Pari Sakti Cup ini," tutur Nyoman Shuida.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Eko Yuli Terima Bonus dari Jokowi



(ACF)