Jelang SEA Games 2017 Malaysia

Persiapan Penuh Rintangan, Tim Ski Air Indonesia Pantang Mundur

Kautsar Halim    •    26 Juli 2017 21:26 WIB
sea games 2017
Persiapan Penuh Rintangan, Tim Ski Air Indonesia Pantang Mundur
Tim Ski Air Indonesia (Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pelatih Tim Ski Air Indonesia, Rusdi Amir, membeberkan perkembangan dari persiapan dan kesiapan timnya jelang SEA Games 2017. Menurutnya, timnas ski air harus tetap berangkat meski punya banyak kendala.

Ditemui usai menjalani pelatnas (pelatihan nasional) harian di Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu 25 Juli, Rusdi mengaku sudah bosan dengan rumitnya proses pencairan dana dari pemerintah atau Kemenpora. Meski begitu, ia tetap legowo sambil terus mendesak pihak Satlak Prima untuk mempermudah berbagai keperluan timnya.

"Peralatan saja masih terkendala karena belum ada yang datang. Tapi, kami berlagak tidak pernah mendengar mereka (Satlak Prima). Soalnya, perjuangan ini demi merah putih. Jadi kami harus tetap jalan meski harus mendesak mereka semua," kata Rusdi.

Klik di sini: Bos Yamaha Prediksi Vinales Bakal Jadi Juara Dunia

Dijelaskan Rusdi lebih detail, kendala itu meliputi pengadaan peralatan latih dan tanding, uang akomodasi yang belum diganti, kemudian ditolaknya pengajuan Training Camp (TC) ke Amerika Serikat. Belakangan ini, timnas ski air disebutkannya masih bisa bertahan karena ada talangan dana dari para anggota Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI).

Soal akomodasi tim ski air Indonesia, Rusdi memaparkan masing-masing timnya yang berjumlah 17 orang memiliki jatah Rp500 ribu per hari. Dana itu baru mencakup biaya penginapan serta makan. Lalu, uang yang belum dibayarkan hanya terhitung dari Januari sampai dengan Maret saja, karena pada bulan berikutnya langsung diurus antara pemerintah dengan pihak hotel langsung.

"Menurut keterangan Satlak Prima itu dana akomodasi Januari-Maret memang bisa di-reimburse, tapi kami tahu itu prosesnya pasti lama. Jadi, tinggal bagaimana kekuatan kami mendesak mereka saja," ujar Rusdi.

"Kemudian kalau kendala peralatan sepertinya sudah menemui titik terang, karena katanya sudah sampai di Singapura. Tidak tahu juga saya sampai kapan tertahan di sana, tapi katanya itu terjadi karena Bea Cukai yang ketat. Semua peralatan itu mencakup papan ski, sepatu karet, sarung tangan, dan lain-lain," tambahnya.

Klik di sini: AJC 2017, Indonesia Targetkan Satu Gelar di Nomor Perorangan

"Soal pengajuan TC ditolak karena dananya terlalu besar. Saat itu, saya minta diberangkatkan ke Orlando, Amerika Serikat pada April hingga Juni. Dana yang kami cantumkan saat itu memang mencapai Rp1,8 miliar. Tapi itu sudah sesuai dengan kebutuhan di sana, termasuk pelatih, sewa penginapan dan tempat latihan juga," lanjut Rusdi.

Tim ski air Indonesia yang berangkat ke SEA Games 2017 berjumlah 17 orang. Rinciannya terdiri dari enam atlet putra, enam atlet putri, empat pelatih dan seorang manajer. Satlak Prima menargetkan mereka meraih lima medali emas.

"Insya Allah meski banyak kendala seperti ini, target paling realistisnya bisa curi empat emas dari sana. Kami kenal lawan-lawan di sana dan juga pernah bertanding melawan mereka di event lainnya. Jadi, kami optimistis itu bisa tercapai," tutup pria yang termasuk atlet ski air pertama di Tanah Air tersebut.

Berikut daftar atlet ski air Indonesia di SEA Games 2017:
Putra
1. Febrianto Kadir
2. Zahidi Putu
3. Ade Hermana
4. Indra
5. Dimas
6. Alex Hanif

Putri
1. Safira R. Widodo
2. Ummu Thoyib
3. Rossi Amir
4. Dini Iman
5. Galuh Mutiara
6. Nur Alima

Komisi X Ingatkan Akuntabilitas dan Efisiensi Anggaran Asian Games
 


(FIR)