Jelang Asian Games 2018

Menpora Apresiasi Jusuf Kalla yang Aware dengan Persiapan Asian Games

Rendy Renuki H    •    15 Maret 2017 21:14 WIB
asian games 2018
Menpora Apresiasi Jusuf Kalla yang Aware dengan Persiapan Asian Games
Wapres Jusuf Kalla (tengah) bersama Menpora Imam Nahrawi (Kanan) dan Menko PMK Puan Maharani (Kiri). (Foto: Mtvn/ Rendy Renuki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengapresiasi upaya jemput bola yang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam persiapan Asian Games 2018.

JK, demikian sapaan karibnya, yang kebetulan menjadi Ketua Tim Pengarah Asian Games, mendatangi Kemenpora untuk menggelar rapat tertutup di Lantai 3 Graha Kemenpora, Rabu 15 Maret 2017.

"Saya sangat apresiasi dukungan dan kehadiran Pak JK di Kemenpora. Ini baru pertama kali dalam sejarah Wapres hadir langsung ke Kemenpora memantau kesiapan kita bersama untuk persiapan dan penyelenggaraan Asian Games," ujar Menpora. 

Baca juga: Jusuf Kalla: Asian Games 2018 Perlu Penghematan dan tidak Jor-joran

Lebih lanjut, untuk pencapaian prestasi atlet Indonesia, Menpora menekankan pentingnya keberadaan pelatih dan wasit bersertifikasi. Pendidikan atlet pun menjadi fokus Menpora yang rencananya akan berkoordinasi dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti.

"Sertifikasi bagi wasit dan pelatih juga penting untuk pencapaian prstasi, demikian pula halnya dengan pendidikan atlet yang perlu menjadi perhatian karena banyak atlet yang belum bisa menyelesaikan jadwal sekolah atau kuliahnya. Saya akan berkoordinasi dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti, dan telah disetujui Pak Wapres," tambahnya.
 
Ia juga menjelaskan beberapa langkah untuk meraih sukses prestasi secara garis besar. Sejumlah langkah strategis itu pertama adalah manajemen pembinaan atlet, melakukan penataan jalur karier atlet dengan mengaktifkan kembali skuat PRIMA Pratama, bersumber dari PPLP, SKO, dan klub-klub olahraga, serta sebagai pelapis setiap dua tahun sekali direkrut 300 atlet muda potensial berbakat.

Baca juga: Jusuf Kalla Minta Pengurangan Cabor Asian Games 2018

Langkah kedua adalaah intensifikasi kepelatihan performa tinggi. Langkah ketiga, intensifikasi manajemen prestasi Satlak PRIMA melalui program pelatihan dan pembinaan di tahun 2017, try out maksimal empat kali, dan program Overseas Training Camp di luar negeri.

Langkah keempat yakni secara bertahap menciptakan lingkungan keunggulan (High Performance Envronment) di sentra-sentra kepelatihan pelatnas cabor dengan standar internasional.

Video: Macus: Gaya Kevin Tengil!
 


(RIZ)