Jelang SEA Games 2017

Wushu Bidik Tiga Emas SEA Games 2017

Media Indonesia    •    09 November 2016 10:51 WIB
sea games
Wushu Bidik Tiga Emas SEA Games 2017
Atlet wushu putri Sumatera Utara Lindswell Kwok. (Foto: MI/ Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus Besar Wushu Indonesia memasang target realistis pada multiajang SEA Games Kuala Lumpur 2017. Tidak muluk-muluk, tiga emas menjadi bidikan cabang bela diri asal Tingkok tersebut.

Manajer pelatihan nasional wushu, Novita, mengatakan ketiga emas tersebut dapat diperoleh dari tiga nomor taolu (jurus). Sebanyak 12 atlet spesialis taolu pun akan diturunkan pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut.

"Di jurus taijiquan putri Lindswell Kwok masih menjadi andalan karena saat di SEA Games 2015 di Singapura lalu dia mendulang emas dan saat di Kejuaraan Dunia Taijiquan di Polandia pada Oktober lalu juga meraih dua emas. Dua medali lainnya berpeluang diraih Achmad Hulaefi di jurus Changquan putra, daoshu, dan gunshu, sedangkan Juwita Niza Wasni berpeluang di jurus nanquan atau nangun putri," ujar Novita seusai acara tes fisik yang digelar di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, kemarin.


Baca: Demi Penuhi Target SEA Games 2017, Satlak Prima Siapkan 31 Pelatih Asing


Untuk meraih hasil yang maksimal, sebanyak 15 atlet pelatnas (12 taolu dan 3 sando) akan menjalani pemusatan latihan di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia, Medan, Sumatera Utara. Kontingen Indonesia pun direncanakan berlatih sampai Maret tahun depan sebelum melakoni laga uji coba di The 6th International Pars Wushu Cup 2016 yang digelar di Iran satu bulan setelahnya.

"Setelah itu, para atlet akan bertolak ke Tiongkok untuk menjalani masa-masa training camp dari Mei sampai penyelenggaraan SEA Games pada Agustus," imbuh Novi.


Baca: 72 Atlet Anggar Bersaing Masuk Pelatnas SEA Games 2017


Dari cabang taekwondo, Pengurus Besar Persatuan Taekwondo Indonesia mengaku akan memberi perhatian khusus kepada atlet-atlet muda mereka untuk bisa berbicara di kancah internasional. Ketua Harian PB TI Zulkifli Tanjung mengatakan, jika ingin bisa berprestasi di SEA Games 2017, Asian Games 2018, dan lolos kualifikasi Olimpiade 2020, para atlet tersebut memerlukan jam terbang 4-5 kali dalam satu tahun.

"Para atlet PB TI memiliki jangka karier hingga 7-8 tahun ke depan sehingga mereka masih harus dikembangkan dari segi mental dan teknik agar dapat lolos kualifikasi Olimpiade 2020," ujar Zulkifli di Jakarta.

Video: Jelang Pelatnas SEA Games 2017, Satlak Prima Gelar Tes Kesehatan
 


(ASM)