Pontianak Kirim Putra Putri Terbaik ke Final Pemuda Inspiratif

Rendy Renuki H    •    14 Oktober 2018 11:09 WIB
berita kemenpora
Pontianak Kirim Putra Putri Terbaik ke Final Pemuda Inspiratif
Gelaran Pemuda Inspiratif 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat (Dok. Kemenpora)

Jakarta: Kota Pontianak, Kalimantan Barat berhasil mengirimkan putra putri terbaiknya ke final Pemuda Inspiratif 2018 yang akan digelar di Serang, Banten November mendatang. Reno Pati (putra) dan Lidya Alvani Taslim (putri) berhak mewakili Pontianak setelah lolos seleksi yang dilakukan Minggu 14 Oktober.

Reno dan Lidya berhasil lolos seleksi tahap kedua dan mengalahkan 10 putra-putri terbaik yang mampu lolo seleksi tahan pertama Sabtu lalu. Ide-ide dan inovasi yang dipresentasikan Reno dan Lidya membuat juri memutuskan keduanya berhak mewakili Pontianak.

Mengambil tema lingkungan, Reno Pati mendemonstrasikan proyek unik pengelola pupuk organik yang diberi nama Rumah UPPO. Ide tersebut bisa membantu masyarakat Kelurahan Bansir Laut mengatasi masalah sampah yang dikelola menjadi pupuk.

Klik: Pesan Kemanusiaan pada Asian Para Games 2018


Kelebihan pupuk yang dikelola di Rumah UPPO yakni ramah lingkungan. Sebab, pupuk tersebut menggunakan bahan baku sampah organik dan cairan aktifator dalam proses dekomposisi.

Reno menyampaikan harapannya dengan adanya gelaran ini, dia ingin menginspirasi masyarakat khususnya pemuda di Pontianak untuk menyambut bebas sampah pada 2020.

Sedangkan Lidya lolos setelah ide proyek BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) yang menjadi topik presentasinya dikagumi banyak juri. Proyek tersebut dibuat Lidya untuk memberdayakan pemuda tuna rungu, karena Lidya sendiri tuli.

"Hal ini tidak menyurutkan semangat saya untuk menginspirasi pemuda," ujar Lidya.

Sementara, Asisten Deputi Kemenpora Djunaedi menyampaikan para peserta Pemuda Inspiratif ini mampu menginspirasi pemuda di Tanah Air. Ia menilai acara ini terbukti menjadi wadah untuk setiap pemuda tanpa memangdang kekuarangan pemuda tersebut. 

"Dengan kekurangan yang dimiliki Lidya, dia mampu membuktikan dia mampu menginspirasi masyarakat sekitar yang memiliki kondisi seperti dia," kaga Djunaedi.

 


(REN)