Asian Para Games 2018

Korea Kembali Bersatu di Asian Para Games 2018

Riyan Ferdianto    •    27 September 2018 18:34 WIB
asian para games
Korea Kembali Bersatu di Asian Para Games 2018
Bendera Unifikasi Korea (Foto AFP/JUNG YEON-JE )

Seoul: Pertama kali dalam sejarah Korea Utara dan Korea Selatan akan berparade beriringan di Asian Para Games ketiga yang akan dimulai pada 6 Oktober di Jakarta. Kepastian itu langsung disampaikan oleh Komite Paralimpik Asia (APC) pada Kamis, 27 September waktu setempat. 

Sekitar 100 atlet dari Korea Selatan dan 20 atlet dari Korea Utara akan mengikuti upacara pembukaan olahraga disabilitas terbesar di Asia itu. Nantinya semua atlet tersebut akan membawa bendera Unifikasi Korea di bawah nama Korea (COR) dan lagu kebangsaan yang dinyanyikan adalah Arirang, sebuah lagu tradisional dari 1920-an.

Selain itu, para atlet Korea juga akan mengenakan seragam dengan desain yang sama dengan bendera unifikasi. Hal itu tidak jauh beda dengan Asian Games 2018 Agustus lalu. 

Kedua negara tersebut menurunkan tiga tim gabungan yang akan bertanding dalam dua cabang olahraga. Cabor itu adalah renang di nomor Men’s 4 x 100m Relay (34p) dan dua tim di cabang tenis meja, yakni di nomor Men’s TT6-7 Team dan Men’s TT8 Team. Sedangkan untuk cabang olahraga lainnya kedua negara tersebut akan bertandingan secara berpisah. 

Klik di sini: Duet Ronaldo dan Dybala Kian Kompak

"Marching bersama bagi kedua negara sebetulnya telah terjadi di Olimpiade musim dingin di PyeongChang dan di Asian Games Jakarta-Palembang baru-baru ini. Namun, ini adalah pertama kalinya kedua negara berparade beriringan dan berkompetisi bersama di ajang paralimpik," kata Presiden APC Majid Rashed.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada IPC (International Paralympic Committee), federasi-federasi olahraga internasional, dan INAPGOC yang telah mendukung inisiatif ini. Kami sangat bangga bahwa Asian Para Games akan menjadi ajang penyebaran pesan perdamaian ke seluruh dunia," tambahnya.

CEO Federasi Internasional Tenis Meja (ITTF) Steve Dainton mengatakan ITTF dengan bangga mendukung pembentukan tim tenis meja Unifikasi Korea di Asian Para Games.

"Tenis meja mendorong perdamaian dunia melalui diplomasi ping pong sejak lama, dan kami senang dapat berkontribusi untuk kembali mempromosikan perdamaian di Semenanjung Korea," kata Steve Dainton.

Video: SFC Rasakan Dampak Negatif Terkait Penghentian Liga 1



(AHL)