Jelang Asian Para Games 2018

Menpora Tengok Pelatnas Panahan dan Bowling APG di Solo

Rendy Renuki H    •    13 September 2018 23:49 WIB
kemenporaasian para gamesberita kemenpora
Menpora Tengok Pelatnas Panahan dan Bowling APG di Solo
Menpora Imam Nahrawi memantau Pelatnas Bowling (Foto: Dok. Humas Kemenpora)

Solo: Menpora Imam Nahrawi menengok pelatnas panahan dan bolwing Asian Para Games (APG) 2018 di Solo, Jawa Tengah, Kamis 13 September. Usai melakukan rapat pleno APG di kantornya, Cak Imam yang menjadi Ketua Penyelenggara APG 2018 langsung terbang ke Solo memantau langsung persiapan paralimpian sebelum bertanding pada 6 Oktober nanti.

Setibanya di Solo, ia langsung menyambangi Lapangan Jagalan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa, tempat latihan paralimpian cabor panahan. Menpora berdiskusi dengan paralimpian menanyakan kondisi, kesiapan, serta persiapan.

"Bagaimana kabarnya? Kondisi alat-alat buat latihan oke? Kalau ada apa-apa kasih tahu kami. Jangan takut bertanding nanti, karena kita tuan rumah," ujar Menpora di depan paralimpian cabor panahan.

Baca: Lari Marathon untuk Korban Gempa Lombok

Ia mengatakan paralimpian cabor panahan sudah melakukan persiapan secara matang sebelum bertolak ke Jakarta, 1 Oktober nanti. Menpora optimistis paralimpian cabor panahan bisa melampaui target yang diusung pemerintah yakni dua medali perak.

"Para atlet kita sudah mempersiapkan diri berlaga di APG 2018. Pelatih, ofisial, NPC (Komite Paralimpiade Nasional) semua berkumpul jadi satu di panahan. Ini menunjukkan tekad yang sama bahwa kita harus menggembirakan Indonesia di APG dengan prestasi yang gemilang, dan penyelenggaraan yang terbaik," kata Menpora.

Pelatnas bowling menjadi tujuan selanjutnya Menpora petang tadi. Ia mengintip persiapan paralimpian bowling yang menjalani pemusatan latihan di Bengawan Bowling Center, Solo.


Skuat Para Bowling Indonesia untuk Asian Para Games 2018 (Foto: Dok. Humas Kemenpora)

"Saya melihat persiapan teman-teman kita di bowling juga sudah maksimal. Tinggal nanti bagaimana penyesuaiannya dengan venue pertandingan di Jakarta (Ancol). Ini butuh waktu pergesaran dari Solo ke Jakarta," tuturnya.

"Seperti kita tahu bahwa di bowling kita harapkan ada satu medali emas yang bisa membantu pencapaian posisi tujuh besar dari target prestasi ini. Saya tadi langsung nyoba bermain bersama calon peraih medali emas, rupanya memang pantas meraih emas. Tinggal supportnya, persiapan mentalnya, fisiknya," pungkas Menpora.

Cak Imam pun meminta Ketua NPC, Senny Marbun, agar menjaga kesehatan atlet. Mulai dari nutrisi hingga psikologisnya, sehingga paralimpian betul-betul maksimal, tidak ada masalah non-teknis saat pertandingan.

Paralimpian cabor bowling sendiri akan bertolak ke Jakarta pada 1 Oktober nanti. Sebelumnya, mereka akan melakukan uji coba internal untuk mematangkan persiapan atlet pada 17 September.

"Dari NPC memang di target emas di nomor TPB 4 putri single. Selain itu, dari peluang yang besar di nomor kursi roda putri. Kita ngomongin ada peluang karena cuma lima peserta di nomor itu dan dua diantaranya dari Indonesia," ujar pelatih bowling NPC, Waluyo.




(REN)