SEA Games 2017: Pencak Silat

Pelatih Silat Indonesia Kecewa Kualitas Juri di SEA Games 2017

Kautsar Halim    •    29 Agustus 2017 20:49 WIB
sea games 2017
Pelatih Silat Indonesia Kecewa Kualitas Juri di SEA Games 2017
Kepala pelatih pencak silat Indonesia, Rony Syaifulloh-MTVN/Kautsar

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Kepala pelatih pencak silat Indonesia, Rony Syaifulloh, mengaku tidak puas dengan kualitas penjurian di ajang SEA Games 2017. Menurutnya, kualitas para juri sangat subjektif dan cenderung membela tuan rumah, Malaysia.

Dipaparkan Rony, beberapa contoh ketidakadilan penjurian itu terlihat dari semua nomor pencak silat yang dipertandingkan. Baik dari kategori tarung atau seni.

Indonesia sebenarnya punya modal bagus dalam cabang olahraga pencak silat SEA Games 2017, karena diperkuat beberapa pesilat level dunia. Sebut saja duet Yolanda Primadona/Hendi, yang bermain di nomor seni ganda putra atau Pipiet Kamelia yang tampil di nomor tarung putri kelas E. 

Baca juga: Raih Medali Emas, jonatan Christie Dinilai Lulus Ujian

Kemampuan mereka dan rekan-rekannya disebutkan Rony sudah mengalami kemajuan menjelang SEA Games 2017. Selain itu, anak-anak asuhnya itu telah bertanding dan tampil hanya dengan sedikit kesalahan. Namun, ia heran, kenapa pundi-pundi emas untuk Indonesia tak kunjung bertambah.

"Penilaian di sini tampaknya kurang objektif. Mungkin dikarenakan Sumber Daya Manusianya (juri/wasit) yang kurang berkualitas. Harusnya juri bisa mencatat berbagai poin yang dicetak atlet. Tapi di sini malah tidak," ujar Rony kepada Metrotvnews.com.

"Anak-anak kami benar-benar sudah dipersiapkan dengan sangat matang. Cuma konsentrasi mereka jadi terganggu karena ada strategi tim tuan rumah yang ingin mendominasi raihan medali," kata Rony.

Baca juga: Raih Emas di SEA Games Ketiganya, Wewey Ungkap Rahasia

Hingga berbagai nomor pencak silat tarung dan seni yang sudah dipertandingkan, Indonesia baru bisa mengoleksi dua medali emas. Salah satu emas diraih Wewey Wita yang bermain di nomor tarung putri kelas B setelah mengalahkan wakil Vietnam, Tran Thi Them. 

Sementara itu, Pipiet Kamelia yang punya segudang prestasi dan diunggulkan Indonesia harus terima nasib dengan meraih perak. Pipiet ditaklukkan pesilat Malaysia Siti Rahma Binti Mohamed Nasir dengan skor telak 0-5. Keduanya bertanding di nomor tarung kelas E.

"Wewey itu harusnya menang 5-0 kalau penjuriannya benar. Kemudian, Pipiet juga sempat menaklukkan wakil Malaysia itu dengan skor 5-0 ketika melakoni kejuaraan di Belgia beberapa waktu lalu. Kami bukannya ingin menang, tapi setidaknya para juri bisa bersikap objektif," pungkas Rony.

Video: Jonatan Christie Tambah Medali Emas Bulu Tangkis
 


(RIZ)